Buntut Insiden Salah Antar Penumpang, Kemenhub Bekukan Izin Lion Air dan Air Asia

733
Pesona Indonesia
Lion Air mendarat di Bandara Soetta Cengkareng. Foto: tempo.co
(foto: tempo.co)

batampos.co.id – Sebagai tindak lanjut pasca insiden salah mengantarkan penumpang internasional pekan lalu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akhirnya memberikan sanksi tegas terhadap maskapai Lion Air dan Air Asia.

Kemenhub memutuskan untuk membekukan sementara izin kegiatan ground handling (layanan sisi darat) Lion Air dan AirAsia di lokasi kejadian masing-masing.

Kejadian pertama menimpa penumpang Lion Air JT 161 rute Singapura-Jakarta. Kedua adalah AirAsia QZ509 dari Singapura menuju Ngurah Rai, Denpasar.

Ground handling keduanya dilarang beroperasi, baik untuk melayani dua maskapai tersebut maupun maskapai lain.

Surat pembekuan itu telah ditandatangani Dirjen Perhubungan Udara Suprasetyo pada Selasa (17/5).

Suprasetyo mengungkapkan, surat pembekuan tersebut berlaku lima hari sejak surat dikeluarkan.

“Pembekuan tentu sampai investigasi rampung,” ungkapnya dalam temu media di kantor Kemenhub, Rabu (18/5). (jpg)

Respon Anda?

komentar