Lowongan Pengawas BUMD Sepi Peminat, Hanya 6 Pelamar

1074
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Sejak diumumkan oleh panitia seleksi (Pansel), lowongan calon pengawas badan usaha milik daerah (BUMD) Kabupaten Karimun pada pekan lalu sampai dengan waktu ditutupnya waktu pendaftaran pada Selasa (17/5) calon pelamar masih minim, yakni hanya 6 orang.

”Seperti kita ketahui, Pemerintah Kabupaten Karimun membuka lowongan untuk calon pengawas di dua BUMD. Yakni, BUMD Perusda Karimun dan PDAM Tirta Karimun. Sesuai dengan laporan yang kita terima, jumlah pelamar hanya ada 6 orang sampai ditutupnya waktu pendaftaran,” ujar Asisten Ekonomi Kantor Bupati Karimun, Arnadi Supaat, Rabu (18/5).

Enam pelamar yang telah mendaftar, katanya, dibagi untuk dua BUMD. Rinciannya 4 orang melamar sebagai calon badan pengawas Persuda dan dua orang untuk menjadi badan pengawas PDAM Tirta Karimun. Kalau dilihat dari jumlahnya, memang masih sedikit. Khususnya, untuk pelamar calon badan pengawas di bidang air bersih dibandingkan untuk yang akan bertugas mengawas Perusda.

”Salah satu kemungkinannya mungkin masalah pengalaman. Karena, untuk calon pengawas PDAM Tirta Karimun dibutuhkan yang sudah berpengalaman dibidangnya dan harus dibuktikan dengan surat keterangan pengalamannya. Meski tidak ditetapkan atau ditentukan berapa lama pengalaman yang pernah dijalani oleh calon pelamar. Untuk minimnya jumlah pelamar ini, kita akan laporan ke Bupati Karimun,” jelasnya.

Untuk melakukan pengujian terhadap calon pelamar badan pengawas BUMD, Arnadi menyebutkan, terlebih dulu Pansel akan melaporkan jumlah pelamar ke Bupati Karimun. Apakah ada saran dan petunjuk lebih lanjut. Misalnya akan diteruskan untuk mulai melakukan seleksi atau membuka kembali pendaftaran. ”Kalau memang dilanjutkan dengan pengujian, maka kita akan melibatkan pihak akademisi, psikolog dan juga dari pihak birokrasi. Sebaliknya, jika harus dibuka kembali, maka akan ditunda pengujiannya,” jelasnya. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar