Nelayan Jatuh ke Laut, Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Dihentikan

1339
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Pencarian korban, Jamil, 24, nelayan yang terjatuh dan tenggelam di Laut Rukau, Moro, dihentikan. Mengingat upaya pencarian korban dengan menyisir laut dan pesisir pantai sejak Rabu malam (11/5) lalu, ternyata belum membuahkan hasil.

“Karena tidak membuahkan hasil, maka pencarian korban Jamil terpaksa dihentikan, Rabu (18/5) kemarin,” kata Kapolsek Moro, AKP I Ketut Sudarma melalui Bribda Berlin Nababan yang ikut turun bersama masyarakat dalam upaya pencarian korban.

Penghentian pencarian korban juga lantaran korban sudah tujuh hari tenggelam, dan tak mungkin lagi timbul ke permukaan laut. Kepala Dusun Desa Sanglar, Durai, Rajali mengaku, rekan nelayan dibantu aparat sudah berupaya maksimal menyisir laut, dan pantai di kawasan laut Rukau.

“Atas kesepakatan bersama telah dihentikan pencarian korban. Bahkan keluarga korban, juga sudah ikhlas dengan memanjatkan doa, mudah-mudahan arwah korban diterima di sisi Allah SWT,” kata Rajali.

Peristiwa ini terjadi ketika motor pompong tambat istirahat tak jauh dari pantai. Tekong, Bujang, dan ABK Atan, tidur di bawah. Sedangkan Jamil tidur di atas dek kapal. Di saat Bujang terbangun dengan maksud turun melaut, ia tak melihat Jamil lagi. Ia pun menduga korban terjatuh ke laut saat tertidur pulas.

Mengetahui korban tak kelihatan, Bujang memberitahukan pada rekan nelayan dan masyarakat hingga dilakukan pencarian. “Korban Jamil asal dari Selatpanjang dan tinggal bersama sanak keluarga di Desa Sanglar, Durai. Dia ikut bekerja sebagai nelayan,” ujar Rajali. (pst/bpos)

Respon Anda?

komentar