Stok Sembako Aman Hingga Lebaran di Anambas

1104
Pesona Indonesia
Stok sembako pedagang yang ada di Pasar Inpres Tarempa diperkirakan masih cukup hingga lebaran. foto:syahid/batampos
Stok sembako pedagang yang ada di Pasar Inpres Tarempa diperkirakan masih cukup hingga lebaran. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Kepulauan Anambas Suhaimi memprediksi pada bulan puasa dan lebaran mendatang, stok sembako di Kabupaten Kepulauan Anambas khususnya di Kota Tarempa akan aman.

“Insya Allah untuk stok sembako di Anambas ini aman karena sudah ada tol laut yang tidak mengenal musim, musim ombak besar dan angin kuat pun kapal tetap jalan,” ungkapnya kepada wartawan Rabu (18/5) siang.

Disisi lain kata Suhaimi, dengan datangnya beras bulog beberapa waktu lalu, juga dapat membantu ketersediaan beras di Anambas sehingga saat ini ketersediaan beras juga diperkirakan masih mencukupi.

Pihaknya baru akan terjun ke lapangan untuk melakukan operasi pasar ketika sudah memasuki bulan puasa. Tujuannya adalah untuk mengecek dan mengetahui harga barang kebutuhan pokok di pasar. Apakah ada gejolak kenaikan atau tetap stabil.

“Kita akan cek ke lapangan, jika ada kenaikan harga barang yang terlalu tinggi hingga 30 persen ke atas, maka kita akan upayakan untuk mengadakan pasar murah, tapi jika hanya sekitar 10-15 persen kenaikan, maka tidak diadakan operasi pasar murah,” ungkapnya lagi.

Sementara itu salah seorang pedagang kelontong di Pasar Inpres Tarempa, Hizkia, membenarkan bahwasanya stok sembako miliknya masih banyak. Sehingga harga sembako saat ini masih stabil. Ia pun yakin hingga bulan puasa bahkan lebaran nanti stok sembako masih aman. “Transportasi lancar, jadi sembako aman,” ungkapnya kepada wartawan.

Diakuinya hanya ada beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan seperti gula pasir yang awalnya hanya sekitar Rp12 ribu saat ini menjadi Rp16 ribu per kg. Sementara itu harga barang lainnya tetap stabil.

Bahkan harga beras justru diprediksi akan mengalami penurunan. Karena harga grosir sudah turun. “Yang naik cuma gula saja tapi beras kemungkinan akan turun harga karena harga grosirnya turun,” jelasnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar