Kasus Bansos Terus Bergulir, akan Ada Tersangka Baru

1419
Pesona Indonesia
Anggota Ditkrimsus Polda Kepri menggiring tersangka kasus korupsi dana bansos Kabupaten Natuna, ketua LSM Badan Perjuangan (BP) Migas, M Nazir, Kamis (14/4). F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Anggota Ditkrimsus Polda Kepri menggiring tersangka kasus korupsi dana bansos Kabupaten Natuna, ketua LSM Badan Perjuangan (BP) Migas, M Nazir, Kamis (14/4). F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Dugaan kasus korupsi yang menyeret anggota DPRD Kepri, Erianto dan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat BP Migas Natuna, M Nazir masih terus bergulir. Polda Kepri dalam hal ini Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kepri terus berusaha menuntaskan kasus yang merugikan negara hingga Rp 3,25 miliar itu.

Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Arif Budiman mengatakan kini pihaknya tengah melengkapi berkas kedua tersangka setelah sebelumnya dikembalikan oleh pihak Kejati Kepri.

“Kini masih pemenuhan pemberkasan. Kan ada pengembalian, kita kirim diteliti jaksa dan dikembalikan atau P-19,”katanya.

Terkait ada dugaan tersangka baru, Arif berharap kepolisian diberi waktu. Kasus yang hingga kini telah diperiksa 42 saksi itu akan terus dilanjutkan polisi. “Yang itu wait and see,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, terhitung dari tahun 2011 hingga 2013, kedua tersangka telah mencairkan dana bansos migas senilai Rp 4,450 miliar. Namun dalam pertanggungjawabannya hanya dilaporkan senilai Rp 1,2 miliar.

Sebagian dana bansos itu, ditenggarai mengalir ke dalam kantong masing-masing tersangka. Dugaan dana bansos, dipergunakan Erianto untuk modal pencalonannya sebagai anggota DPRD Arif belum bisa menjelaskannya. “Belum-belum, tapi kami juga coba telusuri kemana saja dana itu digunakannya,” ujar Arif beberapa waktu lalu. (cr13/bpos)

Respon Anda?

komentar