Kivlan dan Misauri, Dua Sahabat di Balik Pembebasan Sandera WNI di Filipina yang Tak Muncul di Media

1307
Pesona Indonesia
Kivlan Zein (kopiah haji) bergandengan tangan dengan sahabatnya Nur Misauri saat blusukan di Filipina Selatan dalam upaya diplomasi dengan kelompok militan Abu Sayyaf untuk pembebasan para sandera asal Indonesia beberapa waktu lalu. Foto: istimewa
Kivlan Zein (kopiah haji) bergandengan tangan dengan sahabatnya Nur Misauri saat blusukan di Filipina Selatan dalam upaya diplomasi dengan kelompok militan Abu Sayyaf untuk pembebasan para sandera asal Indonesia beberapa waktu lalu.Hasilnya berbuah manis, seluruh sandera WNI dibebaskan. Foto: istimewa

batampos.co.id – Kasus penyanderaan 10 anak buah kapal (ABK) Brahma 12 dan 4 ABK TB Henry oleh militan Abu Sayyaf di Filipina Selatan, berakhir dengan pembebasan semua sandera dengan selamat.

Banyak pihak yang mengklaim sebagai pahlawan dalam pembebasan sandera tersebut yang kemudian dibesar-besarkan banyak media. Namun ada juga tokoh sentral yang sebenarnya memiliki peran besar dalam pembebasan sandera tersebut namun sepi pemberitaan.

Ya, dialah Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein dan sahabat karibnya Nur Misuari (Raja Sulu/pimpinan Moro National Liberation Front/MNLF atau Front Nasional Pembebasan Moro).

Kedua sahabat ini blusukan di Filipina Selatan. Mereka melakukan diplomasi dengan militan Abu Sayyaf yang berbuah manis berupa pembebasan seluruh sandera.

Terlepas dilihat atau tidak jasa Kivlan dan Misuari, bagi keduanya itu tidak penting. Yang terpenting adalah seluruh sandera bebas dan kembali ke pangkuan keluarga mereka.

Kivlan dan Misauri memang memiliki hubungan persahabatan yang sangat erat. Hubungan itu tercipta kala Kivlan diutus pemerintah Indonesia sebagai komandan pasukan perdamaian di Filipina Selatan.

Anak Medan ini (Kivlan) menjembatani perdamaian MNLF dengan Pemerintah Filipina, sehingga perdamaian tercipta di Filipina Selatan hingga saat ini.

Kisah-kisah persahabat keduanya bisa dibaca di beberapa artikel. Salah satunya di:  Kivlan, Moro, dan Nur Misuari. (nur)

Respon Anda?

komentar