Mayjen (Purn) Nasir Daftar di Demokrat untuk Penjaringan Bakal Calon Wakil Gubernur

1058
Pesona Indonesia

Partai-Demokratbatampos.co.id – Mayor Jenderal TNI (purn) M Nasir Majid ikut meramaikan pendaftaran penjaringan bakal calon wakil gubernur yang digelar Partai Demokrat. Nasir beserta rombongan tiba di Sekretariat Kantor Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrat Provinsi Kepri, Kamis (19/5) siang.

Selaku partai politik pengusung pasangan Sani-Nurdin pada Pilkada silam, jajaran pengurus partai berhak mengajukan nama-nama sebagai bakal calon wakil gubernur menggantikan Nurdin Basirun yang otomatis menjadi gubernur definitif sepeninggal mendiang Muhammad Sani.

Di sana, Nasir secara langsung menyerahkan seluruh persyaratan yang sudah diatur dan ditetapkan untuk mengikuti pendaftaran penjaringan bakal calon wakil gubernur. “Saya sudah menyiapkan seluruh berkasnya, sudah saya lengkapi, dan saya serahkan langsung,” tegas Nasir.

Menurut Nasir, keputusannya untuk maju pada penjaringan bakal calon wakil gubernur ini tidak seketika dan tanpa perhitungan yang matang. Kata Nasir, tanpa banyak orang tahu, sebetulnya pada dua kali penyelenggaraan Pilkada Kepri sebelumnya, namanya sudah santer digaet sejumlah partai politik untuk ikut serta. “Tapi, saya membaca situasi politik waktu itu. Dan saya merasa belum saatnya buat saya,” kenang Nasir.

Maka ketika, Gubernur Kepri Muhammad Sani berpulang dan Nurdin Basirun sebagai wakilnya harus naik menjadi gubernur dan mencari pasangan baru, Nasir merasa inilah saat terbaik. Kata perwira tinggi TNI-AD kelahiran Sungai Buluh, Lingga ini, masyarakat dan teman-temannya adalah pihak-pihak yang tak bosan mendesak dirinya untuk ikut serta pada penjaringan bakal calon wakil gubernur. “Saya membawa kepentingan mereka. Bukan kepentingan saya pribadi,” tegas Nasir.

Sebagai orang yang lahir dan tumbuh besar di Kabupaten Lingga dan Karimun, Nasir merasa sudah semestinya ia mencurahkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk membangun Kepri. Pengalamannya sebagai perwira TNI-AD yang merintis karir dari bawah, memberinya banyak bekal pembelajaran untuk menjadikan Kepri sebagai provinsi yang lebih berdaya saing.

“Kita mesti samakan frekuensi dulu. Bila frekuensi sudah sama untuk membangun Kepri, jadilah Kepri sebagai provinsi maju. Saya orang Kepri dan sudah semestinya bekerja untuk membangun Kepri,” pungkas Nasir. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar