Pelindo Berniat Naikkan Tarif Parkir, Wali Kota Tanjungpinang Tidak Setuju

1389
Pesona Indonesia
Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. foto:yusnadi/batampos
Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – PT Pelindo I Cabang Tanjungpinang berniat menaikkan tarif parkir Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang. Sayangnya, rencana tersebut ditolak dengan tegas oleh Wali Kita Tanjugpinang, Lis Darmansyah.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, DPPKAD, serta Dishub Kota Tanjungpinang. Mereka setuju rencana kenaikan,” ujar Manajer Bisnis PT Pelindo I cabang Tanjungpinang, Sutoro, Kamis (19/5).

Dikatakannya, kenaikan tarif hanya menyesuaikan Perda Nomor 4 tahun 2016 yang dibuat Pemko Tanjungpinang, mengenai penetapan tarif parkir.

Karena itu, pihaknya akan menaikkan tarif parkir motor dari Rp 1.000 menjadi Rp 2.000. Sedangkan mobil dari Rp 2.000 menjadi Rp 3.000 masing-masing untuk dua jam pertama.

Rencana kenaikan tersebut, dikatakan Sutoro, tentu akan berimbas terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tamjungpinang. “Karena Pemko Tanjungpinang memperoleh 25 persen dari tarif yang dipungut,” ujarnya.

Tarif parkir yang diperoleh, juga ditujukan bagi perbaikan fasilitas pelabuhan. “Kenaikan ini adalah untuk perbaikan. Jadi kami minta support,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan masalah tarif harus dibicarakan lebih dulu. “Jangan seenaknya saja. Kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan publik, harus dibicarakan dulu,” ujarnya.

Ketidaksetujuan Lis, lantaran pihak Pelindo menurutnya belum memberikan pelayanan yang prima. “Kalau dipaksakan juga, akan jadi masalah,” ujarnya. Intinya, kata Lis, Pelindo harus terlebih dahulu melakukan pembenahan Pelabuhan SBP Tanjungpinang terlebih dahulu. Baru kemudian berbicara untung rugi. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar