Pemko Batam Atur Strategi Hadapi Rasionalisasi Pegawai

1244
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Pemko Batam mulai mengatur strategi atas rencana Kementerian Pendayagunaan Aparat Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) merasionalisasi 300 ribu PNS tahun 2017. Diantaranya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) PNS untuk mengantisipasi kekurangan jumlah tenaga birokrat jika rasionalisasi diterapkan.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan rencana PAN-RB itu tidak menjadi persoalan selama diimbangi dengan kapasitas SDM PNS. Apalagi rencana itu merupakan langkah optimalisasi untuk memperkaya fungsi SDM PNS. Dengan kata lain “Miskin Struktur Kaya Fungsi”. Yang mana, pada biasanya seorang PNS hanya mengejakan satu tugas, namun dengan adanya “perampingan” seorang PNS bisa mengejarkan tiga sampai lima tugas.

“Tidak seperti kala struktur kaya, seorang PNS hanya melakukan satu pekerjaan dan pekerjaan lain dikerjakan yang lain juga,” terang Amsakar kepada wartawan, kemarin.

Dikatakan dia, Pemko Batam siap dengan rencana yang ditetapkan pemerintah pusat, meski mengurangi porsi jumlah pegawai. Yang mana semangat yang berlaku adalah memberikan kesempatan luas bagi orang bekerja sebagai PNS.

“Bagi pemerintah untuk mengefisiensi anggaran. Makanya dilakukan perampingan,” imbuh Amsakar.

Meski begitu, ia berharap PNS Pemko Batam tak resah dengan rencana pemerintah pusat tersebut. Seharusnya mereka bisa meningkatkan SDM hingga memiliki kualitas dan kuantitas lebih baik lagi. Atau mungkin bisa mencapai mimpi untuk tidak menjadi orang biasa saja. Karena menurut Amsakar, gaji seorang PNS tak jauh dari upah minimum kerja (UMK) Kota.

“Kalau saya pegawai, saya gunakan kesempatan itu. Kalau untuk golongan IV kompensasi Rp500 juta saya mendaftar paling pertama,” ujar Mantan Kadis Perindag Kota Batam ini sembari tersenyum.

Menurut dia, hingga kemarin pihaknya belum menerima resmi surat edaran tentang rasionalisasi PNS. Namun begitu, pihaknya menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis kebijakan itu.

“Hal ini akan kita publish ke pegawai. Siapa yang mau mengambil manfaat ini,” pungkas Amsakar mengakhiri. (she)

Respon Anda?

komentar