Pemko Dukung Perusahaan di Batam Bentuk Tempat Pelatihan Untuk Pekerja

1387
Pesona Indonesia
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad berfoto dengan Presiden Direktur Citra Tubindo, Kris Wiluan , Presiden Comissioner PT SMOE, Hoo Nee Sin dan tamu undangan pada acara peresmian Pusat dan pelatihan PT SMOE di kawasan Industri Citra Tubindo Kabil, Kamis (19/5). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad berfoto dengan Presiden Direktur Citra Tubindo, Kris Wiluan , Presiden Comissioner PT SMOE, Hoo Nee Sin dan tamu undangan pada acara peresmian Pusat dan pelatihan PT SMOE di kawasan Industri Citra Tubindo Kabil, Kamis (19/5). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemko Batam mengapresiasi ketersediaan pelatihan tenaga kerja di perusahaan-perusahaan swasta. Sehingga, Pemko Batam berencana memberi insentif khusus bagi perusahaan yang berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) pekerja.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyambut baik adanya upaya perusahaan swasta dalam meningkatkan kualitas SDM pekerjanya dengan menyediakan tempat pelatihan.

“Jujur hari ini saya sangat gembira. Sebab, semakin banyak tempat pelatihan pekerja,” ujar Amsakar usai menghadiri Opening Ceremony Of PT SMOE Training dan Learning Center di Kawasan Kabil, kemarin.

Dukungan pemerintah bisa dengan memberi insentif kepada perusahaan. Sehingga mendorong semakin banyak perusahaan yang membangun pusat pelatihan tenaga kerja sendiri.

“Prinsipnya kalau swasta berkontribusi pada pengembangan SDM, kita bisa latih tenaga kerja, kita dukung sebagian dananya dari pemerintah, tidak ada yang tidak mungkin, kita bisa memberikan insentif tertentu,” jelas Amsakar.

Menurut dia, pendirian pusat pelatihan tenaga kerja oleh perusahaan tidak hanya berguna bagi meningkatkan kapasitas pekerja. Namun juga membuat standar khusus bagi industri di kawasan tersebut. Yang mana, setiap pusat pelatihan bisa berkomunikasi menentukan standar bersama. Serta mengeluarkan sertifikat bersama, sehingga pekerja di Batam memiliki kapasitas sesuai dengan yang dibutuhkan industri di kawasan.

“Ini salah satu peran dari pihak swasta meningkatkan kapasitas SDM pekerja kita, ini yang kita tunggu,” imbuh Amsakar.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Zarefriadi menjelaskan PT SMOE telah membantu pemerintah meningkatkan kemampuan pekerja dengan membuat “training center” sendiri. Dimana tahap awal, pelatihan dikhususkan bagi pekerja SMOE. Namun kedepannya bisa untuk melatih tenaga kerja lain, baik lokal, nasional hingga internasional.

“Pemerintah mendorong agar semakin banyak perusahaan yang membangun pusat pelatihan. Dan saat ini ada sekitar dua perusahaan yang memiliki tempat pelatihan sendiri,” pungkas Zaref. (she)

Respon Anda?

komentar