Pengendara Keluhkan Debu Truk Pengangkut Tanah

1826
Pesona Indonesia
Truk pengangkut tanah saat melintas di Jalan Raya Engku Putri Batamcentre tanpa menggunakan penutup. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Truk pengangkut tanah saat melintas di Jalan Raya Engku Putri Batamcentre tanpa menggunakan penutup. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Pengendara motor yang melintas dari arah Batamcentre menuju Sekupang ataupun sebaliknya mengeluhkan debu dari truk pengangkut tanah. Truk pengangkut tanah berasal dari bukit dekat Baloi Kolam menuju ke arah Ocarina terlihat beroperasi di malam hari.

Menurut Anto, seorang tukang parkir di depan Gelael, truk beroperasi saat malam saja. Hampir setiap malam empat hingga lima truk lalu lalang tanpa ditutup terpal. Keberadaan truk tanah tersebut, membuat jalanan menjadi berdebu dan menganggu pandangan pengendara motor.

Lita, 26, salah seorang pengendara mengungkapkan keresahannya terhadap truk pengangkut tanah tersebut, “Debunya kemana-mana, belum lagi dijalan suka-suka mereka saja,” ujarnya.

Kondisi diperburuk lagi kalau hujan turun, jalanan menjadi licin sehingga membahayakan pengendara lain. Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Kota Batam, Dendi Purnomo mengatakan pihaknya juga menerima aduan dari masyarakat terkait keberadaan truk pengangkut tanah tersebut.

Beberapa hari lalu pihaknya juga telah mengirimkan surat peringatan kepada pihak kontraktor yang berada di Bukit Baloi Kolam tersebut. “Kabarnya truk tanah diangkut ke Ocarina, dan kami sudah surati untuk menghentikan aktifitas tersebut,” tegasnya.

Berdasarkan dengan intruksi Wali Kota Batam, HM Rudi meminta kepada semua pelaku reklamasi untuk menghentikan aktifitasnya. “Ini termasuk yang harus dihentikan,” sebutnya lagi.

Sementara itu, Sekda Kota Batam, Agussahiman mengungkapkan surat peringatan sudah dilayangkan kepada semua pelaku reklamasi. “Sudah kita surati,jika mereka masih lanjut kita bisa tindak” tegasnya. (cr17)

Respon Anda?

komentar