Polisi Batam Tembak Mati Gembong Narkotika

1782
Pesona Indonesia
Tersangka dimandikan di ruang jenazah RSOB foto: dalil harahap / batampos
Tersangka dimandikan di ruang jenazah RSOB
foto: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Satnarkoba Polresta Barelang menembak mati bandar narkoba internasional‎ di Aviari, Batuaji, Sabtu (21/5) dini hari 01.30 Wib di bagian dada pelaku dengan dua tembakan. Tewas.

Penembakan dilakukan karena pelaku Syawaluddin, 30, melakukan perlawanan dengan melukai anggota polisi berpangkat Bripka, RB.

Pelaku ini sudah lama jadi target operasi (TO) oleh Satnarkoba Polresta Barelang dari hasil pengambangan dan laporan masyiarakat.

Dari pelaku, polisi mengamankan 300 gram narkoba jenis sabu-sabu kualitas nomor satu.

Selain itu polisi mengamankan dompet dan sebilah pisau yang dibawa oleh pelaku.

“Saat itu petugas melakukan penyamaran menjadi pembeli, saat tersangka mengambil sabu tersebut. Didalam hutan Aviari, Batuaji di situlah petugas menggrebek pelaku dan meringkusnya,” ujar Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Suhardi Hery di Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam, di Sekupang, Sabtu (21/5).

Masih kata Suhardi, tersangka mengambil sabu- sabu tersebut di dalam tanah yang ditanam di daerah hutan Aviari, Batuaji.

“Saat penggerebekan tersebut ‎tersangka melawan petugas dengan cara menusuk di  di bagian dada anggota saya. Anggota saya mengalami lima luka tusukan di tangan kiri dan dada,” ujarnya.

Mayat pelaku tiba di Rumah Sakit Badan Pengawasan  (RSBP) Batam sekitar pukul 05.00 Wib.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Memo Ardian nampak hadir di Rumah sakit mendamping Tim Satnarkoba.

Diketahuinya pelaku melakukan aksinya atas laporan masyarakat.

Bripka RB, anggota Satnarkoba Polresta Barelang yang terluka mengaku saat itu bergumul dengan tersangka‎ saat penggrebekan, saat itu tersangka mengambil pisaunya dari tanah bersama barang bukti sabu-sabu.

“Tersangka mengambil pisau dari lubang persembunyian sabu sabu langsung menusukkan ke saya,” kisahnya.

Polisi pun meletuskan pistolnya.

Pelaku beralamat menurut KTP di Dudun II, Kelurahan MINUTES Teungoh LB, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara. (ali)

Respon Anda?

komentar