RSUD Batam Sukses Operasi Pasien Komplikasi Paru-Paru

957
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji sukses melakukan operasi pasien yang mengidap penyakit komplit paru, berupa Bulous Lung Disease (kebocoran dan infeksi paru) dan Tuberculosis (TB) paru atas nama pasien Happy Day. Warga Perumahan Buana Garden, Tanjungpiayu itu dioperasi dengan  cara Torakoskopi atau Video Assisted Thoracic Surgeri (VATS). Yaitu operasi dengan hanya menggunakan sayatan kecil.

Pembedahan pasien Bulous Lung Disease tersebut berlangsung pada tanggal 3 Mei lalu dan memakan waktu sekitar dua jam. Operasi ditangani tiga dokter utama yakni dokter spesialis Bedah Torak (dada), Kardiak (jantung) dan Vaskuler (pembuluh darah) Victor J Nababan, dokter spesialis paru Antonius Sianturi, dan dokter spesialis pembiusan, Aprilia. ”Operasi berjalan lancar dan kami bersyukur ini operasi komplit untuk pasien gangguan paru-paru yang pertama dan operasinya menggunakan sistem VATS,” kata dr Victor di RSUD Embung Fatimah Batam, kemarin (20/5).

Penyakit yang diderita Happy dijelaskan dr Victor merupakan penyakit komplikasi untuk gangguan paru-paru dan penanganan medisnya harus melalui operasi. “Untuk operasipun tidak bisa operasi biasa. Risikonya sangat besar. Salah satu paru harus dikempiskan sehingga harus menggunakan metode VATS,” ujar Victor.

Metode VATS ini merupakan sistem pembedahan yang menggunakan sayatan kecil dan pengangkatan dan pembersihan penyakit menggunakan peralatan yang khusus dan disertai dengan kamera. “Jadi sayatannya hanya sekitar tiga centimeter, ada tiga sayatan, satu untuk kamera, satu untuk jantung dan satu lagi untuk angkat sel-sel yang rusak,” tutur Victor.

Metode pembedahan VATS ini diakui Victor merupakan cara pembedahan terbaik saat ini. Sebab penyayatan untuk lokasi yang akan dioperasi tidak sebesar pembedahan umum lainnya. “Ini yang lagi trend di berbagai negara maju. Risikonya sangat kecil. Untuk Kepri khususnya rumah sakit pemerintah ini yang pertama,” kata Victor.

Operasi VATS ini juga bisa dilakukan untuk pasien yang mengidap penyakit tumor paru, tumor rongga dada, infeksi paru-paru yang merusak dinding dada serta pendarahan saluran pernapasan lainnya. “Operasi seperti ini di rumah sakit pemerintah masih langka di Indonesia,” kata Victor.

Mengenai penyakit Bulous Lung Disease dan Tuberculosis (TB) paru yang diderita oleh Happy, dr Antinius Sianturi menjelaskan bahwa itu merupakan penyakit gangguan paru-paru yang disebabkan oleh adanya jaringan sel yang rusak yang menyebabkan infeksi dan pembengkakan serta diperparah dengan TB.

“Penyebabnya karena kontaminasi bahan kimia, cemical, polusi udara dan juga asap rokok yang masuk ke saluran pernapasan. Jadi yang merokok harus berpikirlah sekarang. Karena bukan saja si perokok tapi orang disekitar yang bisa kena,” ujar Antonius.  (eja)

Respon Anda?

komentar