Stok Terbatas, Harga Gula Pasir Mahal

894
Pesona Indonesia
ilustrasi.
ilustrasi.

batampos.co.id – Gula pasir yang dijual di pasar Karimun mengalami kenaikan harga menjelang masuknya bulan Ramadan. Saat ini harga satu kilogram gula pasir dijual bervariasi sesuai dengan jauh dekatnya daerah tempat gula pasir tersebut dijual.

”Kalau saya beli di daerah Tanjungbalai kota, saat ini harga gula pasir sudah sampai Rp14 ribu per kg. Padahal, sebelumnya hanya Rp 12 sampai Rp 13 ribu per kg. Bagi saya orang yang dagang warung kopi harga gula naik Rp1.000 terasa berat. Sebab, tidak mungkin saya mau naikkan harga segelas kopi atau teh. Sudah jelas pelanggan akan bertanya dan protes,” ujar Aseng, Jumat 920/5).

Hal senada disampaikan Sahar, warga kecamatan Meral Barat, harga gula memang naik dibandingkan harga pada bulan lalu. ”Kalau beli di warung kecil harganya Rp15 ribu per kg. Hal ini saya fahami karena jika saya beli sendiri Kota Tanjungbalai memang lebih murah, tapi ongkos ke sana berapa lagi. Jadi wajar saja kalau pedagang warung ambil untuk sedikit, karena pedagang juga ambil ongkos ketika membeli ke pasar,” paparnya.

Sekretaris Dinas Koperasi, UKM dan Perindag Kabupaten Karimun M Isa secara terpisah menyebutkan, memang dari hasil pantauan pihaknya di lapangan untuk harga gula memang mengalami kenaikan menjelang bulan Ramadan. ”Dari keterangan beberapa pedagang yang kita temui salah satu penyebabnya karena stok barang tidak ada. Ditambah lagi barang belum masuk dari Jakarta,” jelasnya.

Dikatakan Isa, kenaikan harga gula juga terjadi di Pulau Kundur, penyebabnya sama karena stok barang terbatas dan belum sampai dari Jakarta. Bahkan, kenaikan harga gula juga tidak saja terjadi di Karimun. Melainkan, di beberapa kota lainnya. Seperti di Jakarta dan Bandung juga sudah mencapai Rp15 ribu. Dia berharap semakin mendekati bulan Ramadan dan kondisi keterbasatan stok atau persediaan terbatas, jangan sampai mengambil kesempoatan untuk menaikkan harga melebihi batas kewajaran. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar