Tentara yang Tewas saat Selamatkan Bayi Tetangga Dikenal Suka Menolong

2333
Pesona Indonesia
Kebakaran hebat menghangsukan belasan rumah kayu di Desa Sri Tanjung, Tarempa, Anambas, Jumat (20/5). foto:syahid/batampos
Kebakaran hebat menghangsukan belasan rumah kayu di Desa Sri Tanjung, Tarempa, Anambas, Jumat (20/5). foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Satu korban tewas dalam peristiwa kebakaran di Desa Sri Tanjung Tarempa pada adalah Serda APN Sulton. Dia merupakan bintara kesehatan yang bertugas di balai kesehatan Mako Lanal Tarempa. Atas kejadian ini semua pihak merasa terpukul terutama Korps Angkatan Laut khususnya Lanal Tarempa.

Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut (P) Ronal Rarun, mengatakan dirinya secara pribadi maupun seluruh anggota Lanal mengaku sangat berduka kerena telah kehilangan satu prajurit terbaiknya. Jasa-jasanya sangat berarti ketika mengabdi di Anambas ini.

“Beliau ini suka membantu, jika membantu pasien, tidak pernah mempedulikan waktu, dimanapun dan kapanpun. meski paseian itu datang kerumahnya tengah malam tetap dibantu,” ungkap Ronal, kepada wartawan ketika berada di puskesmas Tarempa.

Kata Ronal, jenazah Sulton akan dikebumikan di Tanjungpinang. Jenazah dikirim dengan menggunakan kapal ferry Anambas 1. Secara kedinasan dan secara pribadi dirinya mengucapkan terimakasih kepada pemda yang telah membantu memfasilitasi speedboat untuk membawa jenazah almarhum Sulton berangkat ke Tanjungpinang. “Sesuai permintaan keluarga jenazah akan dikebumikan di Tanjungpinang,” ungkapnya lagi.

Menurutnya, dari informasi yang dia dapatkan, pada saat awal-awal terjadinya kebakaran, almarhum berusaha menyelamatkan putranya kemudian menitipkan ke rumah salah satu warganya kemudian mengunjungi istrinya yang kebetulan bertugas di puskesmas Tarempa. “Sepulang dari puskesmas, almarhum sempat menyelamatkan bayi dari dalam rumah tetangga, tapi kemudian masuk lagi, kerumahnya,” ungkapnya.

Setelah api berhasil dijinakkan sekitar pukul 05.00 WIB, pihaknya langsung menyisir lokasi baik itu di bawah rumah atau diair laut dan direruntuhan puing rumah korban. “Amarhum diketemukan didalam rumah,” ungkapnya.

Karena kondisinya hangus terbakar, maka pihaknya berusaha untuk mengidentifikasi siapa sebenarnya korban kebakaran. Namun kata Ronal, istri korban langsung memastikan bahwasanya korban kebakaran itu merupakan suaminya Sulton. “Kita sudah melakukan identifikasi tapi┬áistrinya memastikan itu adalah suaminya,” jelasnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar