Warga Daik Berharap Tidak Ada Pemadaman Listrik Bergilir selama Ramadan

565
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Kerusakan mesin yang kerap terjadi di PLN Sub Rayon Daik Lingga membuat warga khawatir akan mengganggu aktifitas malam saat bulan Ramadan. Untuk itu, warga berharap, PLN Daik komitmen memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen.

Pantauan dilapangan, sepekan terakhir pemadaman listrik bergilir kembali terjadi di wilayah pulau Lingga. PLN Sub Rayon Daik, kini menjadi satu-satunya penyedia jaringan hampir ke seluruh wilayah pulau Lingga hingga pelosok seperti Kecamatan Lingga Timur siang-malam atau 24 jam.

“Kita harapkan PLN dapat berikan pelayanan terbaik. Kalau sampai Ramadan nanti masih bergiliran, bikin susah kita,” ungkap Hasbi, salah seorang warga Daik, Jumat (20/5).

Beban PLN kini semakin tinggi. Dari 5 unit mesin yang dimiliki PLN Sub Rayon Daik, beban tertinggi pemakaian terjadi pada malam hari. Setidaknya 1.300 Kilowatt. Sedangkan saat siang hari, penggunaan berkisar hanya 800 Kilowatt.

Saat ini, PLN Daik mampu menyediakan 1,7 Megawatt untuk kebutuhan listrik. Sementara yang terpakai baru 1,4 Megawatt. Gangguan tehnis, seperti kerusakan mesin kerap menjadi kendala dilapangan. Jauhnya ruang kendalai para teknisi yang harus datang dari Jakarta memperbaiki membuat pelayanan listrik bagi konsumen selalu terganggu.

Selain itu, curah hujan tinggi dan ribut yang terjadi akhir-ahkir bulan Mei di Lingga, diharapkan PLN juga segera mengantisipasi jaringan ke desa-desa maupun kecamatan yang melewati hutan agar tidak tertimpa jaringan listrik. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar