Ziarah ke Makam Eno Parinah, Mensos Desak Pelaku Dihukum Mati

2864
Pesona Indonesia

mensos-Khofifah-Indar-Parawansa

batampos.co.id – Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan hukuman yang layak diberikan bagi para pelaku pembunuhan sadis dan keji Eno Parinah adalah hukuman maksimal, yaitu hukuman mati.

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat ia melakukan ziarah ke makam Eno Parinah.

“Melihat kesadisan pelaku terhadap EP (Eno Parinah) sangat wajar diberikan hukuman mati,” ujar Khofifah saat bertakziyah di rumah orangtua almarhumah EP di Kampung Bangkir, Desa Pagandikan, Kecamatan Lebakwangi, Serang, Banten, Jumat (20/5).

Sebagai bangsa, kata Khofifah, tentu sangat berduka dengan musibah yang dialami EP dan hukuman mati diberikan agar ada efek jera bagi siapapun yang melakukan pola dan tindakan sadis dan keji seperti itu.

“Kita semua turut prihatin dan berduka dengan musibah yang dialami EP. Bagi pelaku dewasa sewajarnya mendapatkan pemberatan hukuman dengan hukuman mati dan tidak bagi pelaku yang masih di bawah umur,” ucapnya.

Ada mandat Peraturan Pemerintah (PP) sebagai turunanan dari Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) revisi atas UU Perlindungan Anak dengan pemberatan hukuman seumur hidup dan hukuman mati.

“Perpu sudah diharmonisasikan dan dikirim ke berbagai kementerian terkait dan dijadwalkan Sabtu pekan bisa ditandatangani Presiden untuk selanjutnya segera dikirim ke DPR,” ungkap Khofifah. (PS)

Respon Anda?

komentar