Ayo Wujudkan Generasi Emas Tanpa Narkoba

824
Pesona Indonesia
Kepala BNNK Karimun AKBP TA Rahman, saat memaparkan program "Bang Wawan" untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Foto: istimewa
Kepala BNNK Karimun AKBP TA Rahman, saat memaparkan program “Bang Wawan” untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Foto: istimewa

batampos.co.id – Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Karimun menggelar rapat kerja bersama 24 perwakilan guru-guru SMP se Kabupaten Karimun, di ruang rapat Jamiyyatul Birri Masjid Agung , Rabu (18/5). Tujuannya untuk menciptakan lingkungan pendidikan tanpa narkoba.

Kepala BNNK Karimun AKBP TA Rahman ini mengatakan acara itu untuk menghidupkan kembali program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan pendidikan.

“Ini juga untuk mewujudkan kontribusi nyata mewujudkan generasi sehat, generasi emas tanpa narkoba,” katanya.

Ia berharap kerja sama dan komitmen dari semua pihak untuk mencegah dan memberantas peredaran serta penyalahgunaan narkoba ini. Ia mengajak para guru untuk peduli di lingkungan pendidikan tentang dampak buruk narkoba bagi pelajar.

“Caranya bisa dengan melakukan tes urine, dan pembekalan kepada siswa dan orangtua. Semua siswa harus tahu mengenai dampaknya. Bahkan peran dari orang tua juga sangat penting,” katanya.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Karimun Akmal Firdaus mengaku sudah bekerjasama dengan perwakilan sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba

“Alhamdulillah, setiap sekolah bersedia mengikuti atau melaksanakan serta membentuk satgas sebagai salah satu perpanjangan tangan dari BNNK untuk memberikan pengetahuan tentang narkoba kepada teman-teman pelajar,” tutur Akmal.

Sesuai data pengguna narkoba yang ada di BNN, tercatat sebanyak 5,1 Juta orang terlibat narkoba pada tahun 2015. Jumlah tersebut selalu meningkat tiap tahunnya sehingga membuat pemerintah semakin gencar dan menyatakan perang terhadap narkoba. (enl/bpos)

Respon Anda?

komentar