Biadab! Ibu Kandung Bekap Bayinya Hingga Tewas

488
Pesona Indonesia
Ilustrasi. Foto: Dok JPNN
Ilustrasi. Foto: Dok JPNN

batampos.co.id – Malang nian nasib Gisela Abigail Liufeto, bayi mungil cantik berusia 10 bulan. Ia tewas setelah dibekap ibu kandungnya sendiri, Hinsa Monika Pakpahan (25).

Hinsa tega mengakhiri keceriaan putri semata wayangnya itu dengan cara menutup hidung dan mulut dengan tangan.

Peristiwa tragis itu terjadi di kos-kosan Hinsa di Jalan Komodo, RT 18/RW 07, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang, Jumat (20/5) sekira pukul 14.00 Wita.

Menurut informasi yang dihimpun Timor Express (JPNN Group), Hinsa menggunakan tangan kanannya untuk menutup hidung dan mulut putrinya sekitar 15 menit. Usai melakukan tindakan itu, dia baru kaget ketika anaknya sudah tidak bernafas lagi.

Usai menghabisi nyawa anaknya di kamar yang sudah ditempati bersama suaminya Marthen Liufeto selama dua tahun itu, Hinsa tak langsung melaporkan ke tetangga kos ataupun ke pemilik kos. Ibu muda itu memilih mengurung diri di dalam kamar kos hingga pukul 17.00 WIB.

Selanjutnya, barulah dia memberanikan diri menghampiri pemilik kos, Yeni Nara dan suaminya, Benyamin Beis yang sementara duduk-duduk di kios yang letaknya tak jauh dari kamar itu.

Merasa penasaran dengan tingkah laku Hinsa Monika Pakpahan, Benyamin Beis lalu membuntuti pelaku ke kamar kos. Ketika tiba di depan pintu kamar kos, pelaku lalu berbalik dan meminta Benyamin Beis untuk mengantarnya ke aparat Kepolisian karena telah membunuh bayi mungilnya.

Selanjutnya, Benyamin Beis lalu memberitahu ke seorang saudarinya, Gladis sehingga Gladis-lah yang melapor ke Pospol Oesapa Timur. Tak lama kemudian polisi pun berdatangan.

Pelaku Hinsa Monika Pakpahan mengaku dirinya nekad menghabisi nyawa anaknya karena masalah keluarga. Dia mengisahkan, suaminya, Marten Liufeto sebelum berangkat kerja sempat meminta uang untuk mengisi bensin sepeda motor sebesar Rp 10 ribu. Namun Hinsa tak memberi uang, sehingga Marthen menegaskan padanya bahwa jika tak dapat uang, maka dia baru bisa pulang keesokan harinya. (jpnn)

Respon Anda?

komentar