Lapangan Kerja Minim, Pengangguran di Batam Terus Bertambah

1518
Pesona Indonesia
Para Pencaker menunggu info lowongan pekerjaan di Pujasera Batamindo, Kamis (19/5) lalu. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Para Pencaker menunggu info lowongan pekerjaan di Pujasera Batamindo, Kamis (19/5) lalu. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Jumlah lapangan kerja di Batam kian memprihatinkan. Apalagi terus bertambahnya masyarakat pendatang yang mengharapkan pekerjaan di Batam. Alhasil jumlah pengangguran di Batam kian tinggi.

“Sudah dua bulan saya disini, namun belum dapat pekerjaan,” ujar Puspita warga Pekanbaru kepada Batam Pos, kemarin.

Menurutnya, ia datang ke Batam bermodal ijazah tamatan S1 dari perguruan tinggi swasta di Pekanbaru. Sudah belasan lamaran pekerjaan ia layangkan ke perusahaan-perusahaan swasta. Namun hasilnya belum tampak juga.

“Saya dapat informasi kalau mencari pekerjaan di Batam mudah. Tapi ternyata sampai sekarang saya belum dapat kerja, padahal sudah banyak lamaran saya kirimkan. Sesulit itukah mencari kerja di Batam.” tanya Puspita.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Zarefriadi mengakui volume lapangan pekerjaan di Batam semakin minim. Hal itu menyebabkan jumlah pengangguran yang kian meningkat.

“Jumlah lapangan pekerjaan semakin kecil dan itu sudah lama terjadi, bukan baru -baru ini saja,” kata Zaref, kemarin.

Menurut dia, dampak ekonomi yang semakin melemah, diduga menjadi salah satu penyebab mengerucutnya jumlah lapangan pekerjaan. Apalagi banyak yang datang tanpa keahlian khusus, sebagaimana yang dibutuhkan oleh perusahaan.

“Pengangguran dari warga lokal saja masih banyak, apalagi kita ketahui setiap tahun jumlah warga Batam terus meningkat,” imbuh Zaref.

Ditegaskan Zaref, pengurangan pengangguran di Batam tak menjadi tanggungjawab pemerintah saja. Namun semua pihak harus berperan mengurangi angka penangguran.

“Disnaker hanya mengawasi perusahaan-perusahan, sementara untuk mengurangi pengangguran itu tanggungjawab semua pihak,” pungkas Zaref. (she)

Respon Anda?

komentar