Nurdin Sidak Sendiri, Pantau Kesediaan dan Harga Bahan Pokok

1174
Pesona Indonesia
Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat  mengobrol dengan pedagang saat sidak ke pasa lama Tanjungpinang, Minggu (21/5). foto jailani/batampos
Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat mengobrol dengan pedagang saat sidak ke pasa lama Tanjungpinang, Minggu (21/5). foto jailani/batampos

batampos.co.id – Dua pekan lagi, sudah memasuki bulan Ramadan, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Nurdin ingin memastikan ketersediaan bahan pangan di Kepri mencukupi selama Ramadan dan Lebaran. Nurdin meminta Dinas Perdagangan dan Industri (Disprindag) Kepri mendata ketersediaan ketersediaan pangan di Kepri. Pasalnya ia, ingin harga-harga yang dijual dipasar terjangkau oleh masyarakat.

Untuk memastikan semuanya, Nurdin, pada Minggu (22/5) pagi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar lama Kota Tanjungpinang. Saat sidak, Nurdin pergi tanpa mencolok dan tanpa menggunakan mobil dinas. Dari wisma, Gedung Daerah, Tanjungpinang, Nurdin hanya mengenakan kaos oblong putih dan bersandal jepit, Nurdin mengendari sendiri motor menuju pasar.

“Kita harus pastikan ketersediaan pangan selama Ramadan dan Lebaran nanti tersedia semuanya. Sehingga tidak terjadi lonjakan harga di pasar,” ujar Nurdin.

Pantauan di lapangan, tanpa disertai ajudan, Nurdin meninjau satu persatu pedagang pasar. Nurdin berdialog dengan pedagang tentang ketersediaan pasokan barang dagangan. Terutama kebutuhan bahan pokok yang di pasar, seperti beras,bawang merah, cabe, dan gula. Dari hasil pantauan itu, menurut Nurdin ketersediaan kebutuhan bahan pokok saat ini relatif aman. Sedangkan untuk kondisi harga saat ini turun naik, seperti gula pasir yang dulu nya Rp14.000 per kg sekarang menjadi Rp15.000 per kg. Mengalami kenaikan Rp.1000.

Kemudian cabe kering yang dulu Rp48000-Rp50.000 sekarang menjadi Rp60.000 perkilo. Meskipun penjual mematok harga tinggi, namun harga tersebut masih bisa ditawar. “Kami berharap tidak ada kenaikan barang,” ujar salah seorang pedagang bernama Marwan.

Beberapa pedagang juga berharap jangan sampai ada kenaikan harga tinggi, soalnya akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Usai dari pasar, Nurdin sidak ke Pelantar KUD. Di sini, Nurdin berdialog dengan masyarakat Pulau Karas yang berbelanja di Tanjungpinang. Ketika melihat masyarakat yang berdesak-desakan naik satu sampan motor menuju Pulau Karas, Nurdin langsung bertindak. Bupati Karimun 2005-2015 ini langsung menyewa satu sampan motor lagi untuk digunakan masyarakat Karas pulang ke Pulaunya.

Nurdin mengakhir sidak kali ini dengan ngopi bersama pengunjung pasar. Di sini Nurdin berdialog dengan masyarakat. Setelah itu, Nurdin kembali ke kediaman dengan mengendarai sepeda motornya.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar