Suporter PS TNI dengan Ultasmania Bentrok, Puluhan Luka

962
Pesona Indonesia
Seorang suporter saat dikejar oleh anggota TNI yang menjadi suporter juga karena merasa dilempar batu duluan oleh suporter persegres Gresik United. Foto: Galih/Jawa Pos/JPNN.com
Seorang anggota Polisi Militer (PM) mencoba melerai anggota TNI yang menjadi suporter juga karena merasa dilempar batu duluan oleh suporter persegres Gresik United. Foto: Galih/Jawa Pos/JPNN.com

batampos.co.id – Bentrokan suporter PS TNI dengan Ultasmania, julukan supoter Persegres Gresik United, tak hanya mencoreng dunia persepakbolaan Tanah Air, tapi juga membuat puluhan suporter kedua belah pihak luka-luka.

Baca Juga: Suporter PS TNI Bentrok dengan Ultrasmania, Ini Kata Mantan Panglima TNI

Berikut kronologi sebelum hingga sesudah insiden berdarah diĀ  laga Indonesia Soccer Championship (ISC) itu:

15.30 Sebelum pertandingan, suasana sudah panas dengan yel-yel dari kedua kubu. Pendukung Persegres Gresik berada di sektor 1 sampai 4, sedangkan suporter PS TNI di sektor 6.

16.05 Wasit Fariq Hitaba meniup peluit kickoff. Beberapa suporter Gresik mulai turun dari pintu A3 dan memasang spanduk di tribun 5. Ada oknum suporter Gresik yang berniat melepas spanduk suporter PS TNI di sektor 5.

16.06 Suporter PS TNI memperingatkan agar tidak mencopot spanduk. Saling teriak terjadi dan berujung lemparan batu dari arah suporter Gresik. Suporter PS TNI membalas dengan lemparan botol plastik. Kedua kubu saling meneriaki.

16.07 Beberapa suporter PS TNI mulai melompati pagar tribun. Mereka menyerbu ke arah suporter yang duduk di sektor 3.

16.08 Laga dihentikan setelah sejumlah suporter Gresik diserang suporter PS TNI. Lemparan batu dan botol semakin deras ke arah suporter Gresik.

16.10 Situasi tak terkendali. Puluhan suporter Gresik, termasuk anak-anak, yang terluka dan berdarah melarikan diri ke tengah lapangan. Mereka tak bisa melawan.

16.11 Panitia menginstruksi suporter PS TNI kembali ke tribun, tapi tidak dipedulikan. Puluhan korban dibawa ke ruang medis stadion. Ada juga yang dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan ambulans.

16.15 Bupati Gresik Sambari Halim, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi, dan Kapolres Gresik Adex Yuswandi turun langsung ke lapangan untuk menenangkan suporter. Kericuhan reda. Pengamanan lalu diperketat.

16.25 Laga dilanjutkan. (rah/c9/ham)

Baca Juga: Baca Juga: Ini Pemicu Bentrokan Suporter TNI dan Persegres Gresik United

Suporter Rusuh, Menpora hanya Bisa Mengutuk

Respon Anda?

komentar