WN Myanmar Penghuni Rutan Karimun Dapat Remisi Waisak

427
Pesona Indonesia
Rutan Karimun
Rutan Karimun

batampos.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan hak Asasi Manusia (Kemenkum Ham) memberikan remisi atau pengurangan masa hukuman penjara untuk umat Budha bertepatan dengan hari Waisak 2560/ 2016. Tidak terkecuali narapidana atau warga binaan yang menghuni Rutan Tanjungbalai Karimun mendapatkan remisi, salah satunya warga negara asing (WNA) asal Myanmar.

”Pada pemberian remisi berketepatan dengan Waisak 2560 tahun ini memang ada narapidana yang bukan warga negara Indonesia. Melaikan warga negara Myanmar yang dihukum karena melakukan tindak pidana kepabeanan. Dan, sesuai ketentuan nyang berlaku, narapidana asing memang berhak mendapatkan pengurangan hukuman. Yang tidak diperbolehkan adalah cuti bersyarat dan pembebasan bersyarat,” ujar Kepala Rutan Tanjungbalai Karimun, Haswem melalui Kepala Pengamanan Dalam, Raja Zainal, Ahad (22/5).

Untuk tahun ini, katanya, jumlah narapidana yang mendapatkan remisi ada 7 orang termasuk warga asing. Rinciannya, 4 orang narapidana yang melakukan tindak pidana narkoba, 1 orang tindak pidana perjudian, 1 orang kasus pencurian dan satu orang lagi kasus penyelundupan atau kepabeanan. Dalam pada pemberian remisi kali ini tidak ada narapidana yang langsung bebas. Hanya mendapatkan pengurangan masa tahanan dalam penjara 15 hari sampai dengan satu bulan.

”Sebenarnya ada 9 orang yang kita usulkan untuk mendapatkan remisi Waisak. Namun, disebabkan dua orang narapidana tidak disiplin, maka yang menerima hanya 7 orang. Penyebab tidak disiplinnya dua orang narapidana disebabkan pada saat kita melaksanakan razia di setiap kamar yang ditempati oleh narapidana ditemukan ponsel. Dan, diketahui ponsel tersebut milik dari dua orang narapidana. Dan, ini merupapakan pelanggaran,” jelasnya.

Dikatakan Zainal, pemberian remisi waisak kepada narapidana yang beragama Budha dan namanya sudah termasuk dalam daftar yang menerima remisi diseluruh Indonesia diberikan kemarin pukul 10.00 WIB oleh pejabat yang berwenang di Rutan Tanjungbalai Karimun. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar