Ketua LAM Menilai SKPD Pemprov Kepri Masih Terpecah Belah

584
Pesona Indonesia
Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Abdul Razak. foto:rpg
Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Abdul Razak. foto:rpg

batampos.co.id – Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Abdul Razak mengatakan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kepri masih terpecah-pecah. Meskipun proses Pilkada sudah berakhir. Atas dasar itu, pihkanya meminta Nurdin Basirun yang akan dilantik sebagai Gubernur Kepri untuk memperbaiki situasi tersebut.

“Kami berharap, apabila Pak Nurdin sudah menjadi Gubernur Kepri defenitif adalah memperbaiki SKPD yang masih terpecah-pecah,” ujar Abdul Razak, Senin (23/5) di Tanjungpinang

Menurutnya, karena terkotak-kotaknya SKPD di lingkungan Pemprov Kepri, akan berdampak pada kinerja masing-masing SKPD. Selain itu ia juga mengharapkan, semua SKPD di Pemprov Kepri dapat bekerjasama dalam membangunan Provinsi Kepri. Bukan bertolak belakang untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

“Pembangunan butuh kebersamaan. Jadi kita harus kerja keras bersama untuk membangunan Kepri. Artinya kita harus memberikan dukungan kepada Gubernur nanti,” jelasnya.

Lebih lanjut katanya, harapan lainnya adalah dapat kiranya meneruskan cita-cita pembangunan dan mimpi kesejahteraan masyarakat yang sudah dirancang (Almarhum) HM Sani dulu. Yakni menyangkut pembangunan infrastruktur listrik, air, dan perbaikan sistem transportasi untuk kesejahteraan masyarakat Kepri.

“Kemudian mengenai pendidikan dan kesehatan dapat diwujudkan oleh Pak Nurdin sebagai penerus. Hasil yang kita harapkan adalah Kepri maju dan sejahtera,” tutupnya. (jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar