Kapolri: Pergantian Kabareskrim Tunggu Presiden

1302
Pesona Indonesia
Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti. Foto: dokumen JPNN
Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti.
Foto: dokumen JPNN

batampos.co.id – Pergantian Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) terus bergulir. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan bahwa proses pergantian tersebut telah dimulai dan akan menunggu persetujuan dari presiden.

Badrodin menuturkan bahwa saat ini sudah ada lima nama calon Kabareskrim. Posisi pembahasannya masih dalam prosesnya dan nanti akan ada  persetujuan dari presiden.

”Lima nama ini tidak perlu disebutkan namanya ya,” tuturnya saat ditemui di ruang Rupatama Mabes Polri, Senin (23/5/2016).

Yang utama, kemungkinan nama Kabareskrim baru ini bisa diumumkan pekan ini. Tentunya, semua itu dilakukan agar pelayanan terhadap masyarakat tidak terganggu.

”Minggu-minggu ini ya Kabareskrim baru sudah diketahui,” jelasnya.
Sementara Kabareskrim Komjen Anang Iskandar menuturkan, semua jenderal bintang dua dan tiga di Polri memiliki kesempatan yang sama untuk bisa menjabat Kabareskrim. Tapi, persyaratan yang mendasar tentunya harus memiliki pengalaman di bidang reserse.

”Kalau dari internal Bareskrim, tentunya berharap dijabat orang yang profesional. Sehingga, Bareskrim bisa bekerja dengan baik,” ungkap mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut.
Yang pasti, Anang mengakui telah mempersiapkan diri untuk pensiun dari Korps Bhayangkara. Posisinya hanya menunggu keputusan siapa dan kapan penggantian itu dilakukan. ”Ya, saya tinggal menunggu juga,” ujarnya.
Sementara internal Polri menyebut bahwa ada sejumlah nama yang kemungkinan besar menjadi calon Kabareskrim, diantaranya Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto, Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari dan Gubernur Akpol Irjen Anas Yusuf. ”Hingga sekarang belum ditentukan,” ungkapnya.
Dari ketiga calon itu, nama Moechgiyarto dianggap yang paling bersinar. Pasalnya, selain merupakan lulusan terbaik Akpol 1986, dia juga meraih penghargaan Adhi Makayasa. Penghargaan presitisius untuk lulusan TNI dan Polri.

”Tapi, nanti pemilihannya tergantung pada Presiden,” ujarnya.

Perlu diketahui, jabatan Kabareskrim ini terbilang salah satu jabatan yang akan mengantar untuk bisa menjadi pucuk pimpinan Polri. Biasanya, sosok yang menjabat Kabareskrim dalam beberapa tahun kedepan akan menjadi Kapolri.

Setidaknya ada tiga Kabareskrim yang akhirnya menjadi Kapolri, yakni mantan Kapolri Jenderal (pur) Dai Bachtiar, Jenderal (pur) Bambang Hendarso Danuri dan Jenderal (pur) Sutarman. (idr/agm/jpgrup)

Respon Anda?

komentar