Suporternya Rusuh, TNI Tak Akan Beri Sanksi

981
Pesona Indonesia
Seorang suporter Persegres Gresik United dikejar oknum anggota TNI yang juga sebagai suporter PS TNI saat bentrok di pertandingan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di Stadion Petrokimia Gresik, Minggu (22/5/2016).  Foto: Galih/Jawa Pos/JPNN.com
Seorang suporter Persegres Gresik United dikejar oknum anggota TNI yang juga sebagai suporter PS TNI saat bentrok di pertandingan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di Stadion Petrokimia Gresik, Minggu (22/5/2016). Foto: Galih/Jawa Pos/JPNN.com

batampos.co.id – Terkait insiden tawuran antara suporter PS TNI dan Persegeres Gresik United, di Gresik, Minggu (22/5) lalu, Mabes TNI akhirya angkat bicara.

Secara mengejutkan, TNI menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan sanksi bagi anggota yang terlibat.

Sebab, mereka menganggap kejadian itu murni bentrokan antar pendukung. Namun, TNI akan melakukan evaluasi agar peristiwa serupa tidak terulang.

Kapuspen TNI, Mayjen TNI Tatang Sulaiman, mengatakan bentrokan di lapangan sepak bola itu dipicu hinaan dan perkataan kotor kepada suporter PS TNI. Bahkan, ada yang hendak mencopot spanduk PS TNI Tindakan itu pun menyulut emosi anggota yang menjadi suporter.

“Jadi, bukan anggota TNI yang memulai,” terangnya kemarin (23/5).

Seperti dilansir Jawa Pos kemarin (23/5), kericuhan di Stadion Petrokimia saat laga antara Persegres versus PS TNI Minggu (22/5) itu berawal saat sejumlah Ultrasmania memasang spanduk di tribun yang berdekatan dengan tempat duduk suporter PS TNI di tribun sektor 5 dan 6. Beberapa pendukung PS TNI yang melihat aksi itu lantas meneriaki mereka.

Tiba-tiba ada sebuah batu yang melayang ke arah suporter PS TNI yang duduk di tribun 5. Kejadian tersebut memicu kemarahan suporter PS TNI yang menyesaki tribun 6. Tanpa dikomando, ratusan suporter PS TNI melakukan penyerangan.

Tatang menyatakan, dalam kejadian itu, TNI tidak menyerang secara sepihak. Kedua suporter sama-sama adu pukul dan saling lempar.

“Jadi, anggota TNI juga kena pukul dan lempar. Peristiwa itu murni bentrok antar kedua suporter,” tandas Tatang. (jpnn)

Respon Anda?

komentar