Tenang, Disperindag Pastikan Stok Sembako di Batam Aman Hingga Puasa

577
Pesona Indonesia
Karyawan Toko Acen di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji saat membungkus gula pasir, Selasa (17/5). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Karyawan Toko Acen di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji saat membungkus gula pasir, Selasa (17/5). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag-ESDM) Kota Batam telah memasok sejumlah bahan-bahan kebutuhan pokok (sembako). Disperindag pun menjamin stok bahan kebutuhan pokok aman hingga Ramadan.

Plt Kepala Disperindag-ESDM Kota Batam, Rudi Sakyakirti memastikan stok bahan pokok menjelang hingga berlangsungnya puasa tersedia di berbagai tempat di Batam. Dia juga memastikan hingga saat ini harga beberapa komoditas masih normal, seperti cabai, ayam, dan beras.

”Kami terus melakukan pengawasan secara berkala di pasar untuk memastikan stok kebutuhan pokok bagi masyarakat terpenuhi,” katanya kepada koran Batam Pos (grup batampos.co.id), Senin (23/5).

Selain itu, sambungnya, di samping melakukan pengawasan, pihaknya telah menerapkan beberapa kebijakan untuk menekan melonjaknya harga dan membantu masyarakat kurang mampu.

”Dua kebijakan tersebut, yakni menggelar pasar murah di berbagai tempat di Batam, serta melakukan operasi pasar bersama Bulog,” jelasnya.

Dia menyebutkan pasar murah digelar kemarin di wilayah Lubukbaja. Selanjutnya, pada 28 Mei mendatang kembali akan digelar di wilayah lainnya. Sedangkan untuk operasi pasar bersama Bulog Batam, yaitu menjual besar di bawah harga pasaran dengan Rp 7.900 per kilogram.
”Mengenai tempatnya, masih belum tahu. Tapi yang jelas seluruh Batam,” jelasnya.

Rudi menambahkan, untuk menekan gejolak harga di pasaran, pihaknya juga telah melakukan pengawasan terhadap para distributor yang ada di Batam. Tindakan ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya penimbunan. Namun sejauh ini, lanjutnya, belum ditemukan adanya penimbunan. ”Tak ada,” ucapnya singkat.

Adapun pasokan bahan pokok masih didatangkan dari Jawa dan sebagian dari wilayah Sumatera. Sedangkan terkait rencana mendatangkan sejumlah kebutuhan pokok dari Jambi, sejauh ini rencana kerja sama itu masih dibahas.

”Bila kesepakatan terjadi dengan pihak Jambi, maka kemungkinan pasokan bahan pokok ke Batam tak akan tersendat,” ungkapnya.

Menurutnya, kerja sama dengan Jambi bisa jadi alternatif lain sebagai pemasok bahan kebutuhan ke Batam. ”Selama ini, setiap cuaca buruk selalu menjadi kendala ketika mendatangkan pasokan kebutuhan pokok dari Jawa,” ujarnya. (ska)

Respon Anda?

komentar