Donor Darah dan Periksa Mata, Peminatnya Antre

607
Pesona Indonesia
Pemeriksaan mata gratis di  kantor Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas II Tanjungpinang, Selasa (24/5)
Pemeriksaan mata gratis di kantor Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas II Tanjungpinang, Selasa (24/5)

batampos.co.id – Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas II Tanjungpinang menggelar perayaan Bulan Bakti Karantina Ikan dengan kegiatan sosial donor darah dan pemeriksaan mata gratis, di halaman kantor, Selasa (24/5). Kegiatan ini menarik minat banyak orang. Utamanya yang hendak memeriksakan kondisi kesehatan matanya.

“Karena kalau hanya donor darah saja itu pasti sudah banyak dilakukan. Makanya dibarengi dengan pemeriksaan mata gratis,” kata Kepala Stasiun, Nyoman Suardana.

Kendati baru tahun pertama digelar, rupanya perayaan bulan bakti ini mendapat antusiasme tinggi dari kalangan masyarakat. Sejak dibuka pukul 09.00 pagi sampai selesai, antrean pemeriksaan mata tak pernah sepi. Belum lagi, ada bonus spesial selama bulan bakti yang disepakati dirayakan tiap Mei ini.

“Bagi yang hendak mengurus sertifikat Cara Karantina Ikan yang Baik (CKIB), kami gratiskan biaya administrasi selama bulan bakti ini,” tambah Nyoman.

Sementara beberapa hari sebelumnya, sambung Nyoman, sebenarnya perayaan Bulan Bakti Karantina Ikan ini juga sudah dimulai dengan sejumlah sosialisasi yang dilakukan ke sekolah-sekolah. Di sana, di hadapan siswa-siswa, pihak Stasiun Karantina Ikan memberikan penjelasan ringkas seputar ikan yang bagus dan layak dikonsumsi.

Tidak hanya itu saja, sosialisasi juga digelar kepada nelayan-nelayan dan pelaku budidaya perikanan setiap terbit peraturan teranyar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Bagaimana pun kami ingin seiring waktu, masyarakat sudah memahami aturan-aturan mengenai perikanan. Untuk meminimalisasi terjadinya pelanggaran karena ketidaktahuan. Kalau pengawasan tentu itu sudah jadi tugas kami,” pungkas Nyoman. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar