Dua Pelaku Pencabulan Anak-Anak Ditangkap Polisi

863
Pesona Indonesia
Kapolres Karimun sedang bertanya kepada dua tersangka pencabulan anak. foto:sandi/batampos
Kapolres Karimun sedang bertanya kepada dua tersangka pencabulan anak. foto:sandi/batampos

batampos.co.id – Satuan Reskrim Polres Karimun menangkap dua orang pencabul dengan korban masih anak-anak. Dua orang yang ditangkap tersebut pada hari yang sama, namun perbuatan kedua tersangka berbeda lokasi dan berbeda korban.

”Dalam kasus pencabulan dengan korban dua orang anak masih di bawah umur. Tersangkanya berbeda dan tidak ada kaitannya antara satu tersangka dengan tersangka lain. Seperti tersangka TMG alias T, 32, warga Kelurahan Sei Lakam, Kecamatan Karimun dilaporkan oleh orang tua Bunga, 5 (nama samaran) pada Rabu (19/5) karena telah melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Armaini didampingi Kasat Reskrim, AKP Dwihatomoko, Selasa (24/5).

Perbuatan tersangka T, kata Kapolres, dilakukan berulang-ulang sampai enam kali. Bahkan, dalam melakukan pencabulan tersebut tersangka sambil menonton film porno. Dari hasil penyidikan yang dilakukan polisi diketahui bahwa korban baru bercerita kepada orang tuanya. Sehingga, setelah mengetahui hal ini, tersangka yang merupakan tetangga korban langsung dilaporkan ke polisi.

”Tersangka T dengan korban memang sudah saling kenal dan korban juga sering main ke rumah tersangka. Karena, tersangka sering nonton film porno dan belum memiliki istri, maka melampiaskan kepada korban. Selain itu, kasus pencabulan lain pada hari yang sama dilaporkan ke polisi oleh warga Kecamatan Meral dengan korban anak laki-laki sebut saja Kumbang, 13. Tersangka seorang pria berinisial RM alias R,” paparnya.

Dilanjutkan kapolres, tersangka R merupakan seorang duda dan selama ini rumahnya sering disinggahi oleh anak-anak di bawah umur. Sehingga, pada suatu saat korban Kumbang datang ke rumah tersangka karena ada masalah di rumahnya. Selama tiga hari menginap di rumah tersangka, maka pada saat korban sedang tidur, tersangka langsung melakukan aksinya. Dan, perbuatan ini dilakukan sudah tiga kali.

”Untuk kasus pencabulan atau sodomi yang dilakukan tersangka R terhadap Kumbang, saat ini masih kita dalami. Karena, sejauh ini ada informasi bahwa korban dari R tidak hanya satu orang, melainkan lebih dari satu. Kemungkinan, dari pihak korban atau keluarga merasa malu untuk melapor. Untuk itu, kita sarankan kepadaorang tua untuk melapor kasus pencabulan, karena jika tidak dilaporkan, maka dapat diproses hukum oleh polisi,” ungkap Armaini. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar