Jangan Ditiru, Kematian si Cantik Eno Jadi Lelucon Oknum Polisi di Malaysia

1528
Pesona Indonesia
Foto oknum polisi Malaysia dan beberapa warga Malaysia yang mengejek kematian Eno Parinah. FOTO Mynewshub
Foto oknum polisi Malaysia dan beberapa warga Malaysia yang mengejek kematian Eno Parinah. FOTO Mynewshub

batampos.co.id -Kematian tragis si cantik Eno Parinah (19) yang organ intimnya ditusuk menggunakan gagang cangkul hingga menembus ke paruh dan merusak rongga dada serta hatinya, membuat siapapun prihatin dan berharap pelakunya dihukum berat.

Namun di Malaysia, ada saja yang tak punya perasaan iba dengan membuat lelucon kematian Eno.

Beberapa pengguna media sosial di Malaysia menirukan posisi kematian Eno dengan cara mengejek dan mengolok-olok.

Media online myneshub.cc melaporkan salah satu dari pengguna media sosial Malaysia yang mengejek kematian Eno adalah anggota polisi setempat. Hal itu didasarkan pada hasil penelusuran di halaman Facebook-nya.

Warga Malaysia ejek kematian Eno Parinah. FOTO Mynewshub
Warga Malaysia ejek kematian Eno Parinah. FOTO Mynewshub

Pengguna akun Facebook El Torreto, mengunggah gambar parodi dengan judul: “Mangsa rogoh terbaru, sebelum ne guna cangkul, tapi yang ne menggunakan penyodok sampah. Tragis. PDRM action.”

Sementara, dua lagi gambar parodi yang tidak diketahui pelakunya juga melakukan hal serupa. Mereka memasukkan sendok sampah di bagian bawahnya sambil berbaring telentang dan menutup wajah. Mereka menirukan posisi Eno Parinah saat ditemukan tak bernyawa dalam kondisi mengenaskan di mes.

Sontak, foto-foto yang mengolok-olok Eno Parinah itu banjir kecaman dari pengguna media sosial di Malaysia.

Aksi kurang ajar mereka itu dianggap menampilkan sikap tidak sensitif karena menjadikan tragedi memilukan sebagai bahan lelucon.

“Tergamak mereka buat begini. Bagaimana jika kejadian buruk itu terjadi pada ibu atau adik perempuan mereka? Sanggupkah bergurau seperti ini?” kecam seorang netizen.

“Perempuan ni bukan saja adik beradik kita atau teman taulan. Tapi juga istri, ibu kita, orang yang melahirkan anak-anak kita.. kurang ajar punya joke!” komentar ZF Zamir. (myneshub/one/pojoksatu)

Respon Anda?

komentar