Penerima Rehabilitasi RTLH Mendapatkan Rp 22 Juta Per Rumah

726
Pesona Indonesia
Salah satu rumah tidak layak huni di Karimun. foto:dok
Salah satu rumah tidak layak huni di Moro, Karimun. foto:dok

batampos.co.id – Kepala Dinas Sosial Karimun, Indra Gunawan mengatakan, hingga saat ini pelaksanaan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk tahun 2015 yang mencapai 200 unit masih menunggu dari petunjuk teknis dari Pemerintah Provinsi Kepri, supaya dapat direalisasikan pada tahun 2016. Sedangkan 200 unit yang mendapatkan bantuan rehabilitasi RTLH, sudah dilakukan verifikasi dan sudah dilaporkan ke Pemerintah Provinsi Kepri.

”Untuk Kabupaten Karimun, masih tetap didominasi dari Kecamatan Buru dan Moro yang mendapatkan RTLH,” jelasnya, di kantor Bupati Karimun, kemarin (24/5).

Untuk satu unit rumah yang mendapatkan rehabilitasi RTLH, mencapai Rp 22 juta sehingga total keseluruhannya mencapai Rp 4,4 miliar untuk 200 unit penerima RTLH. Sebanyak Rp 22 juta tersebut, dapat dipergunakan untuk pembelian material dan biaya tukang dengan ukuran rumah 6×5 meter.
Dana tersebut sharing antara Pemerintah Provinsi Kepri dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun. Namun masih menunggu keputusan dari Gubernur yang baru dilantik.

”Kalau sudah terealiasasi, saya harap dana Rp 22 juta tersebut lebih baik untuk direnovasi rumah saja. Artinya, tidak usah dibangun baru, takut tidak cukup dananya,” ungkapnya.

Kabupaten Karimun mendapat jatah Program Rehabilitasi RTLH sebanyak 600 unit pada 2011, lalu 1.020 unit pada 2012, sebanyak 750 unit pada 2013 dan 900 unit pada 2014. Selama program RTLH digulirkan tidak ada kendala yang cukup berarti. Sehingga, masyarakat yang menerima RTLH tersebut saat ini sudah menikmati hingga sekarang.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar