Remaja Ganteng Nikahi Nenek 52 Tahun

3776
Pesona Indonesia
Maryam dan Guntoro menunjukkan  buku nikah mereka usai ijab kabul. Foto: istimewa/pojoksumut
Maryam dan Guntoro menunjukkan buku nikah mereka usai ijab kabul. Foto: istimewa/pojoksumut

batampos.co.id – Cinta memang tak mengenal usia. Saat kedua insan berlainan jenis ditakdirkan berjodoh, maka tak perduli apa ocehan orang lain.

Nah, di Sumatera Utara baru-baru ini dihebohkan dengan pernikahan remaja ganteng berusia 18 tahun dengan nenek 52 tahun.

Remaja ganteng tersebut bernama Guntoro. Sedangkan nenek 52 tahun yang menjadi istrinya bernama Maryam. Usia Guntoro terpaut 34 tahun lebih muda dari istrinya.

“Meskipun usia kami jauh berbeda namun saya menikah dengan dia lantaran saya menyukainya, dan menjalankan Sunnah Rosul bukan karena uang atau utang budi,” kata Guntoro.

Guntoro mengisahkan cinta mereka diawali sekitaran dua tahun lalu. Saat itu, Suratmi yang merupakan pensiunan perusahaan perkebunan, kerap minum di warung ibunda Guntoro, Suratmi (42), di Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumut.

Ketika itu, Guntoro kerap ada di warung menolong ibunya di dapur serta sesekali melayani pesanan pelanggan.

Guntoro mengaku mulai tertarik kepada Maryam sejak sering singgah di warungnya. Terlebih, janda delapan anak itu, kerap menanyakan kabar tentang kondisinya dan keluarga.

Ketika itu, Guntoro belum tahu jika Maryam juga menyimpan hati kepadanya. Walau sama ­sama jatuh cinta, namun Guntoro tak memberikan perlakuan khusus kepada nenek itu.

Guntoro melayani Maryam seperti pelanggan lain yang bertandang ke warung ibunya. Tetapi, sikap Maryam yang jujur pada orangtuanya serta siap sabar menanti untuk menikahinya, sukses membuka pintu hati cowok ganteng itu. Guntoro saat itu baru tamat sekolah.

“Saya tak peduli kata orang, saya terima dia apa seadanya. Maryam sayang dan cintai saya sepenuh hati. Sesudah kami disetujui keluarga, kami menikah lewat cara yang sah. Cuma jarak umur saja yang tidak sama serta itu bukanlah penghambat cinta kami,” kata Guntoro.

Sesudah memperoleh kesepakatan dari keluarga ke­dua belah pihak, pada akhirnya Guntoro yang juga anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Suratmi serta Antoni (54) mengucapkan  ijab kabul dengan duit hantaran sejumlah Rp 2 juta.

Acara akad nikahdigelar di rumah pengantin pria di Jalan si Pare­pare, Indrapura pada 30 Maret 2016 lalu, sekitar pukul 22.30.

Ibunda Guntoro, Suratmi, yang juga sahabat Maryam menyampaikan, dia sudah lama mengenal nenek yang dikenal dengan panggilan Bu Gembrot itu lantaran mereka tinggal sekampung.

“Sesudah anak saya tamat Sekolah Menengah Atas (SMA), Maryam berulang­kali mengungkap tujuannya itu, tetapi saya tak memberi ketentuan lantaran mesti berdiskusi dengan Guntoro,” kata Suratmi.

“Akhirnya Guntoro memberi jawaban, barulah kami bikin diskusi lanjut untuk mengambil keputusan tanggal pernikahan mereka,” kata Suratmi yang merestui pernikahan pasangan beda usia jauh itu. (sdf/pojoksumut)

Respon Anda?

komentar