Warga Minta PLN Benahi Jaringan yang Semrawut

407
Pesona Indonesia
Jaringan listrik di kota Tarempa dan sekitarnya terlihat semrawut. foto:sahid/batampos
Jaringan listrik di kota Tarempa dan sekitarnya terlihat semrawut. foto:sahid/batampos

batampos.co.id – Sejumlah warga meminta kepada pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk membenahi jaringan listrik dan meningkatkan kualitas jaringan terutama dari kabel tegangan tinggi yang menghubungkan ke rumah-rumah warga. Pasalnya saluran kabel yang menghubungkan ke rumah warga yang ada saat ini dinilai tidak memenuhi standarisasi keamanan.

Kabel listrik yang terhubung ke rumah warga terlalu pendek bahkan menyentuh atap rumah warga yang rata-rata terbuat dari seng. “Pemasangan kabelnya terlalu pendek, banyak yang menyentuh atap warga, kalau bergesekan dengan seng, pasti terkelupas, kalau sudah terkelupas pastinya mudah konslet,” ungkap salah satu tokoh masyarakat Anambas, Herdi Usman, kepada wartawan.

Oleh karenanya sebagai tokoh masyarakat dirinya meminta kepada pihak PLN agar segera melakukan tindakan nyata untuk mengatasi dan mengantisipasi terjadinya korsleting listrik. “Seharusnya PLN ambil tindakan instalasi ulang agar lebih aman,” ungkapnya.

Belum lagi katanya, umur kabel yang sudah terpasang lama bisa mengakibatkan mudah terkelupas karena terkena panas dan hujan. “Kalau instalasinya bagus, saya rasa tidak akan ada korsleting listrik,” ungkapnya lagi.

Tak hanya mengeluhkan jaringan kabel, pemadaman listrik yang sering terjadi akhir-akhir ini membuat warga was-was. Pasalnya bulan Ramahan sudah dekat dan warga khawatir nanti akan ada pemadaman bergilir lagi seperti tahun-tahun sebelumnya. “Kita takutkan kalau ada pemadaman bergilir pada saat puasa, hanya akan mengakibatkan amarah warga saja,” cetusnya.

Ketua RW Tanjung Lambai, Desa Sri Tanjung Lukman, mengatakan hal yang sama, dirinya menghawatirkan kondisi kabel lintrik saat ini karena pemasangannya dinilai kurang memenuhi standarisasi keamanan. Banyak kabel tegangan tinggi yang menempel di atap-atap rumah warga. “Kondisi kabelnya sudah tua jadi sudah keropos kulitnya mudah terkelupas. Oleh karenanya kita minta PLN tinjau ulang kondisi saluran listrik di Tarempa ini,” ungkapnya.

Menanggapi hal ini Kepala Sub Rayon PLN Tarempa Dedi Irawan, mengatakan bahwasanya sudah jauh-jauh hari pihak PLN merencanakan untuk memasang jaringan baru. Namun hingga saat ini pihaknya masih menunggu anggaran dari pusat. “Pembenahan pasti kita usulkan tapi masih menunggu anggaran,” ungkapnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar