Gara-Gara Ini, Mendikbud Anies Baswedan Dibully DPR

927
Pesona Indonesia
Anies Baswedan
Anies Baswedan

batampos.co.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, menjadi bulan-bulanan anggota DPR RI Komisi X karena sistem kredit semester (SKS) yang diterapkan Kemendikbud diduga bermasalah.

Hal itu menyebabkan ratusan siswa dari sekolah unggulan tak lolos seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN).‎

Politisi Part‎ai Gerindra, Dwita Ria Gunadi, meminta pertanggungjawaban kemendikbud atas kelalaiannya menerapkan kebijakan.

“Kenapa siswa SCI (Siswa Cerdas Istimewa) di sejumlah sekolah unggulan tidak satu pun lolos SNMPTN,” tegas dia di Gedung Senayan, Jakarta, Rabu (25/5).

Seperti di Lampung, kata dia, terdapat SMAN 2 Bandarlampung. Kalau memang sistem yang menyebabkan tidak lulus maka harus segera dievaluasi. ‎Dwita menjelaskan, program SKS mengacu pada pasal 11, 12, dan 133 UU Nomor 20 Tahun 2013 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

“Nah, SMA belum masuk wajib belajar 9 tahun yang tertuang dalam aturan tersebut tetapi SKS tetap dimasukan. Jadi SKS ini jangan coba-coba,” sindir dia.

Legislator asal Lampung ini menambahkan, sistem SKS ‎ini menutut guru berkompeten sampai beban belajar yang ditetapkan yaitu semester tiga harus diselesaikan.

‎‎”Beban siswa diharuskan dengan reguler sehingga timbul kesenjangan. Namun anak-anak super di SMAN 2 Bandarlampung ini malah tidak diterima, sedangkan 50 siswa reguler masuk SNMPTN,” tandasnya. (PS)

Respon Anda?

komentar