Pelajar Wajib Ikut Pesantren Ramadan

680
Pesona Indonesia
Pesantren kilat selama Ramadan.
Pesantren kilat selama Ramadan.

batampos.co.id – Dinas Pendidikan Karimun, telah menetapkan bahwa selama bulan suci Ramadan, para pelajar diwajibkan mengikuti pesantren ramadan selama empat hari bagi yang beragama Islam. Sedangkan, non muslim menyesuaikan jadwal belajar yang telah ditetapkan oleh Dinas Provinsi Kepri dan Kabupaten Karimun. Sedangkan pengumuman Ujian Nasional (UN) untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Sederajat akan di umumkan pada 4 Juni 2016.

”Jadi selama bulan suci Ramadan para pelajar baik itu SD, SMP dan SMA/Sederajat tetap masuk sekolah. Untuk mengikuti pesantren Ramadan dimasing-masing sekolah pada minggu pertama puasa nanti,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Karimun, Bakri Hasyim, Rabu (25/5) kemarin.

Kenapa dilaksanakan pesantren Ramadan, agar para pelajar bisa menjalankan ibadah puasa dengan menimba ilmu di sekolah. Selain itu untuk meningkatkan, amal ibadah sehingga membentuk karakter Islami terhadap para pelajar itu sendiri. Tujuannya untuk membina akhlakul karimah diantara para pelajar yang dapat mempersatukan umat serta memberikan pendidikan agama Islam sejak dini.

”Intinya, pembentukan aklak terhadap para pelajar. Maklum, zaman sekarang pengaruh negatif dari luar sangat gencar. Ditambah, wilayah kita berbatasan dengan negara tetangga,” paparnya.

Sementara untuk libur sekolah semester genap dan puasa, mulai 13 Juni hingga 17 Juli yang berbarengan dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Dan serentak masuk ajaran baru, dengan masuk sekolah dipertengahan bulan Juli nanti.”Mudah-mudahanlah, lulus semua pelajar kita (SMP/Sederajat-red),” singkatnya.

Terpisah Kepala Sekolah SMPN I Karimun Sugianto mengatakan, selama bulan suci Ramadan akan melaksanakan pesantren dengan berbagai kegiatan tentang Islam. Seperti, mengaji, tata cara memandikan mayat, lomba dakwah dan sebagainya.

”Kegiatan bulan suci Ramadan seperti tahun-tahun sebelumnya. Selama ini, para pelajar sangat antusias untuk menimba ilmu agama Islam. Rata-rata dialog seputar makna bulan suci Ramadan,” ungkapnya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar