PLN Batam Ajukan Kenaikan Tarif

840
Pesona Indonesia
Ilustrasi. Foto: Dok.JPNN
Ilustrasi. Foto: Dok.JPNN

batampos.co.id – PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam mengajukan kenaikan tarif listrik Batam (TLB) ke Pemerintah dan DPRD Provinsi Kepri. Jika dikabulkan, maka kenaikan tarif ini bakal terjadi di beberapa golongan pelanggan PLN Batam, khususnya pelanggan rumah tangga.

Baca Juga: Biaya Beban Listrik Batam Sudah Naik, Ini Daftarnya

Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudi Chua, membenarkan hal ini. Menurut dia, kenaikan tarif tersebut rencananya akan diberlakukan tahun ini. Namun hingga saat ini belum ada persetujuan dari DPRD Kepri.

“Masih perlu kajian lebih lanjut,” kata Rudi, Rabu (25/5/2016).

Rudi mengatakan, persentase kenaikan tarif yang diajukan PLN Batam untuk pelanggan rumah tangga sangat signifikan. Itulah sebabnya, pembahasan di DPRD Kepri cukup alot.

“Sudah dua kali pembahasan, tapi kami belum menyetujuinya,” katanya.

Rudi mengatakan, pembahasan rencana kenaikan tarif listrik PLN Batam ini melibatkan dua komisi di DPRD Kepri. Yakni Komisi II dan Komisi III.

Kedua komisi tersebut masih menggodok dan mempertimbangkan beberapa dampak dari rencana kenaikan tarif tersebut. Baik dari sisi pelanggan maupun dari sisi pihak PLN Batam terkait dengan eksistensinya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kedua faktor ini yang masih menjadi perdebatan. Mudah-mudahan pada pembahasan selanjutnya sudah ada kesimpulan terbaik. Karena kalau menyetujui yang diajukan PLN saat ini, masyarakat pasti akan terkejut,” jelasnya.

Disinggung soal Pergub Kepri Nomor 38 Tahun 2015 tentang kenaikan biaya beban (abodemen) PLN Batam, Rudi mengaku tidak tahu. Sebab menurut dia, pembahasan Pergub tersebut tak melibatkan DPRD Kepri.

Terkait persoalan itu, pihaknya sudah memberikan teguran keras kepada Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kepri.

“Penjelasan Distamben pada waktu itu adalah, Pergub yang dikeluarkan hanya menyalin Perwako Batam. Apalagi tidak ada keputusan kenaikan tarif pada Pergub tersebut,” terang Rudi. (jpg)

Respon Anda?

komentar