Sipir Bonyok Dikeroyok Napi Gara-gara Ponsel

547
Pesona Indonesia
Kasi Admin Kamtib, Muslim SH mengalami luka di bibir dan belakang kepala. Foto: bengkuluekspress/jpg
Kasi Admin Kamtib, Muslim SH mengalami luka di bibir dan belakang kepala. Foto: bengkuluekspress/jpg

batampos.co.id – Kerusuhan di lembaga pemasyarakat kembali terjadi. Kali ini giliran Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Bengkulu, Rabu (25/5) siang. Kericuhan dipicu napi yang tidak terima petugas sipir melakukan razia setiap hari.

Puncaknya ketika Kasi Admin Kamtib, Muslim SH mengambil paksa lima unit ponsel milik penghuni lapas yang sedang berada diluar ruang tahanan. Ponsel milik tahanan tersebut diambil saat tahanan sedang berada di dapur, halaman dan ruang tahanan. Ketegangan tidak terhindarkan, tahanan terpancing emosi kemudian menyerang petugas Lapas.

“Mereka langsung menyerang saat petugas mengambil ponsel mereka. Kasi Admin Kamtib kami mengalami luka di bibir dan kepala belakang akibat dikeroyok tahanan,” jelas Kepala Lapas IIB Arga Makmur, Drs Raden Hadiwismobudi Bc Ip seperti dikutip dari Bengkulu Ekspress (Jawa Pos Group).

Raden mengatakan, untungnya kericuhan berhasil diredakan beberapa petugas Lapas dan anggota Sabhara Mapolres BU serta anggota Kodim 0423/BU. Sampai saat ini pihak Lapas baru mengantongi beberapa nama tahanan yang menjadi provokator kericuhan. Beruntung kericuhan tidak mengakibatkan kerusakan berarti, hanya kaca dapur yang pecah akibat lemparan batu.

“Hanya kaca dapur yang pecah terkena lemparan batu. Kami pastikan siapa yang memancing kericuhan bakal kami tindak, akan kami giring ke pihak kepolisian,” imbuh Raden.

Razia setiap hari yang diberlakukan Lapas Kelas IIB Arga Makmur tujuannya untuk memperkecil peredaran narkoba, selain itu menghambat barang yang tidak boleh berada di dalam Lapas masuk.

Namun tindakan ini malah menjadi masalah bagi Lapas, untuk itu Raden akan mengevaluasi kembali program razia setiap hari ini. Selain itu Raden juga akan memikirkan tuntutan Napi yang meminta agar Kasi Admin Kamtib diganti.

“Razia setiap hari sudah saya berlakukan sejak saya menjabat sebagai Kalapas Arga Makmur. Intinya semua barang yang dilarang masuk ke dalam lapas tidak boleh masuk,” terang Raden.(jpg)

Respon Anda?

komentar