Tahun 2019 PTT Sudah Dihapus di Pemkab Natuna

853
Pesona Indonesia
Ilustrasi PNS. foto:jpnn
Ilustrasi PNS. foto:jpnn

batampos.co.id – Tahun 2019 mendatang, Pemkab Natuna menargetkan penghapusan pegawai tidak tetap (PTT) maupun guru tidak tetap (GTT).

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Natuna Sofiandi mengatakan, saat ini jumlah PTT dan GTT dilingkungan Pemkab Natuna mencapai 2.000 orang. Sejak tahun lalu pemerintah daerah sudah menghentikan penerimaan PTT dan GTT.

Untuk membatasi penambahan PTT dam GTT, kata Sofiandi, pemerintah sudah membuat kebijakan tentang penghapusan dan diganti dengan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Aturan PPPK itu masih harmonisasi di kementerian. Jika sudah diberlakukan, tidak ada lagi PTT atau GTT. Untuk Natuna ditagetkan bisa dilaksanakan tahun 2019 mendatang,” ujar Sofiandi kemarin.

Dikatakan Sofiandi, pemberlakukan PPPK ini lebih efektif dan efesien. Apalagi kondisi daerah mengakami defisit anggaran. Karena perekrutan tergantung kebutuhan dan formasi yang dibutuhkan.

Tidak hanya itu, perekrutan PPPK juga lebih selektif. Prosesnya menyamai seleksi penerimaan CPNS. Menyesuai formasi dan spesifikasi dibutuhkan.

“Pemberlakuan PPPK lebih efektif, tapi untuk daerah paling tidak tahun 2019 bisa diberlakukan. Tentu perekrutannya dibuka secara umum, bukan memprioritaskan PTT atau GTT,” ujar Sofiandi.

Seperti diketahui, pegawai honorer dilingkungan Pemkab Natuna sat ini mendapat sorotan negatif, lantaran terdapat oknum yang jarang ngantor.

Bahkan saat ini, kantor-kantor pemerintah sering lengah dan malan, ketika Bupati dan Wakil Bupati tidak berada ditempat atau dinas luar daerah.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar