Terungkap, Lebih dari 1.300 Suporter PS TNI Masuk Stadion Tanpa Tiket

7338
Pesona Indonesia
Seorang suporter Persegres Gresik United dikejar oknum anggota TNI yang juga sebagai suporter PS TNI saat bentrok di pertandingan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di Stadion Petrokimia Gresik, Minggu (22/5/2016).  Foto: Galih/Jawa Pos/JPNN.com
Foto: Galih/Jawa Pos/JPNN.com

batampos.co.id – Kericuhan antar suporter PS TNI dan Persegres Gresik yang terjadi di Stadion Tri Dharma, Gresik, Minggu (22/5) masih jadi perbincangan hangat dunia sepakbola tanah air.

Pasca insiden tersebut, ada fakta baru yang terungkap. Lebih dari 1.300 suporter PS TNI ternyata masuk ke stadion tanpa membeli tiket.

Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan, Khoirul Anam mengungkapkan pihaknya menyediakan seribu tiket kelas ekonomi untuk suporter PS TNI. Namun, itu tidak diberikan secara gratis.

Suporter PS TNI harus membayar tiket tersebut seperti suporter-suporter lain. Dari jumlah itu, yang dikembalikan ke panitia 517 tiket. Itu berarti, yang dibeli suporter PS TNI adalah 483 tiket.

“Namun, dari hasil penghitungan panitia yang berjaga di pintu masuk suporter PS TNI, yang datang mencapai 1.800 orang,” kata Anam dikutip dari Jawapos.com (Induk Pojoksatu).

Artinya, ada lebih dari 1.300 suporter PS TNI yang masuk stadion tanpa tiket.

Harga tiket ekonomi pada pertandingan itu adalah Rp 20 ribu per lembar. Seharusnya suporter PS TNI paling tidak membayar tiket Rp 36 juta. Namun, yang diterima panitia hanya Rp 9.660.000. Karena itu, apabila dihitung, kerugian yang diderita panitia dari kasus tersebut lebih dari Rp 26 juta. (PS)

Respon Anda?

komentar