Waria yang tertangkap karena menggunakan narkoba. foto:harry/batampos
Waria yang tertangkap karena menggunakan narkoba. foto:harry/batampos

batampos.co.id – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Bintan menilai Kecamatan Bintan Timur sebagai wilayah yang dijadikan pusat lokasi peredaran narkoba terbesar di Kabupaten Bintan. Pasalnya kecamatan yang memiliki jumlah penduduk terpadat se Bintan ini telah menyumbang 11 kasus dari 21 kasus narkoba yang berhasil diungkap.

“Dari Januari-Mei 2016 ini kita berhasil ungkap 21 kasus narkoba dengan tersangkanya berjumlah 34 orang. Dari jumlah tersebut, Kecamatan Bintan Timur yang paling banyak kita dapati tersangkanya baik sebagai bandar, pengedar maupun pengguna,” ujar Kasatnarkoba Polres Bintan, AKP Buala Harefa, Saat dikonfirmasi, Kamis (26/5).

Dijelaskannya, secara rinci 21 kasus yang berhasil diungkap Satresnarkoba Polres Bintan sepanjang 2016 ini yaitu di Kecamatan Bintan Timur ada 11 kasus narkoba dengan tersangkanya 20 orang yang berasal dari Kijang dan juga Kota Tanjungpinang. Disusul oleh Kecamatan Bintan Utara sebanyak 8 kasus dengan tersangkanya 11 orang dan terakhir Kecamatan Gunung Kijang yang memiliki 2 kasus dengan tersangkanya 3 orang.

Dari 21 kasus dengan tersangkanya 34 orang, lanjut pria asal Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara itu, baru tujuh perkara dengan 10 tersangka yang dilimpahkan ke Kejaksaan Negri (Kejari) Tanjungpinang. Sedangkan barang bukti (bb) yang berhasil diamankan hanya dua jenis narkoba saja diantaranya Sabu seberat 14 gram dan ganja 15 gram.

“14 kasus lagi belum kita limpahkan karena masih dalam proses,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar