Festival Bahari Kepri Jadi Kegiatan Pendamping Sail Karimata

1081
Pesona Indonesia
Sail Karimata 2016.
Sail Karimata 2016.

batampos.co.id – Iven Sail Karimata kali ini dikemas berbeda, jika biasanya dalam suatu acara puncaknya di akhir, untuk sail ini puncaknya diawal. Barulah dari masing-masing 4 provinsi tuan rumah menyajikan Festivalnya masing-masing. Untuk Kepri Khususnya, pendamping Sail Karimata adalah Festival Kepri Bahari (FBK).

Selain menunggu para yatcher tiba dari Sukadana, FBK memiliki rangkaian acara untuk mensukseskan event, seperti perang terhadap sampah di laut Penyengat (eco heros) yang melibatkan masyarakat, lalu dragon boat race, panggung seniman, parade kapal sungai carang, Kepri Carnival dan masih banyak lagi.

“Dari berbagai konten festival bernuansa bahari itu yang akan diselenggarakan selama 10 hari nanti, selain mensukseskan sail Karimata, Kami Kepulauan Riau memiliki tujuan jangka panjang kedepan yang besar, yakni menjadikan Kepri menuju Pintu Gerbang Wisata Bahari Indonesia,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti saat lakukan pemaparan.

Guntur menambahkan bahwa Kepri yang 96 persen wilayahnya terdiri dari laut, ingin membangun infrastruktur bertaraf Internasional pasca pelaksanaan event. Seperti membuat regulasi di Kabupaten Anambas dan Natuna agar dibangun pelabuhan entry port, juga membangun infrastruktur komunikasi. Serta rencana pembangunan dermaga kapal wisata.

Mendengar paparan tersebut langsung di respon positif oleh Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli, dengan mengapresiasi rangkaian acara serta hasil yang ingin dicapai kedepannya.

Diakhir rapat, Menko berkesimpulan antara lain dengan ditunjuknya empat provinsi yang merupakan provinsi yang potensial, baik dibidang Maritim, Pariwisata, Perikanan dan lainnya, maka daerah semakin dikenal tentu juga berpengaruh pada pembangunan di daerah. Kemudian untuk manfaat yang didapat jangan hanya ketika event berlangsung tetapi juga prospek kedepannya, seperti perbaikan fasilitas jalan, pelabuhan maupun penguatan interkoneksi komunikasi sehingga manfaat dapat dirasakan sebelum dan sesudah event.

Rizal juga meminta untuk menyederhanakan jumlah kegiatan, digabungkan, agar fokus dan efektif. Juga didalam event tersebut harus dimensi kompetisinya, bersaing secara baik dan sehat. Terkait penyebaran Informasi, Rizal ingin event ini tidak hanya booming saat puncaknya saja, ia ingin event ini menjadi trending topic 7 hari beturut-turut.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar