Kapal Pencari Suaka Terbalik di Laut Mediterania

828
Pesona Indonesia
Detik-detik kapal imigran terbalik di Laut Mediterania. Foto: AFP
Detik-detik kapal imigran terbalik di Laut Mediterania. Foto: AFP

batampos.co.id – Ribuan imigran dari berbagai negara di Timur Tengah yang sedang dilanda konflik terus berusaha mencari suaka ke beberapa negara yang dianggap aman.

Tak jarang usaha mereka itu berakhir teragis. Kapal yang mereka tumpangi terbalik, hingga tewas tenggelam.

Belum hilang diingatan kita, temuan beberapa mayat anak-anak imigran terdampar di pantai Yunani saat kapal yang mereka tumpangi tenggelam.

Tak sedikit pula negara yang menjadi tempat harapan mereka memperoleh suaka malah mengusir mereka hingga terkatung-katung di laut.

Tak sedikit yang tewas dan menjadi mangsa hewan-hewan laut.

Nah, baru-baru ini sebuah kapal kayu berukuran sedang namun memuat 567 imigran tenggelam di laut Mediterania.

Momen dramatis perjuangan para imigran yang penuh sesak di kapal kayu itu tertangkap kamera. Kapal kayu itu terbalik dan seluruh penumpangnya terlempar ke lautan, termasuk perempuan dan anak-anak.

Angkatan laut Italia yang berada tak jauh dari lokasi, langsung mendekati perahu untuk melemparkan beberapa pelampung. Reaksi penumpang yang panik dan saling berebut pelampung, menambah posisi kapal semakin miring.

Hingga akhirnya kapal itu benar-benar terbalik. Beberapa penumpang tampak saling berpelukan satu sama lain. Perempuan menangis dan anak-anak histeris.

Perahu yang didominasi pria itu akhirnya benar-benar terbalik.

Dalam peristiwa itu sekitar 562 orang berhasil diselamatkan. Sedangkan lima diantaranya ditemukan tewas. Tidak ada informasi lanjutan mengenai kewarganegaraan para imigran.

Dari gambar juga terlihat perenang angkatan laut Italia, terlihat menarik para imigran dari laut. Prioritas penyelamatan pada perempuan dan anak-anak.

Sementara angkatan laut dengan kapal Bergamini mengerahkan helikopter. Beberapa kapal karet bermotor turut digunakan dalam operasi penyelamatan.

Para imigran dari negara suriah dan negara konflik perang lainnya, diperkirakan minggu ini akan meningkat. Mereka nekat menyeberangi lautan, karena cuaca yang mendukung. Laut lebih tenang bagi perahu kayu yang diisi oleh ratusan imigran.

Organisasi Internasional untuk imigran menyatakan, lebih dari 320.000 imigran sampai di pantai Italia. Namun sekitar 7.000 orang di antaranya meninggal di Mediterania.

Sementara itu Presiden Turki Recep Erdogan terus mendesak dunia internasional lebih peduli pada nasib pada imigran. Terlebih lagi mereka adalah korban perang yang diakibatkan kepentingan banyak Negara.

”Para wanita dan anak-anak ini sedang mengulurkan tangan meminta mereka (Eropa) untuk menolongnya. Tapi mereka lebih peduli dengan hewan, daripada manusia,” kritik tajam Erdogan.(afz/jpg)

Respon Anda?

komentar