Ketua Panitera Pengadilan Negeri Gantung Diri

1028
Pesona Indonesia
Ilustrasi gantung diri. Foto: istimewa
Ilustrasi gantung diri. Foto: istimewa

batampos.co.id – Entah persoalan apa yang melilit Monang Siahaan, ketua Panitera Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Kamis (26/5/2016) dini hari Monang ditemukan tewas gantung diri di perumahan PN di Jalan Jelarai Raya, Kalimantan Utara.

Jasad Monang ditemukan pertama kali Romel Sihombing, honorer yang tinggal serumah dengan Monang, saat pulang sekira pukul 22.00 Wita.

“Saya masuk ganti pakaian dulu, rencananya mau tidur. Pas saya melihat ke belakang, dari kaca saya kaget lihat dia sudah tergantung,” kata Romel, kepada Radar Tarakan (grup batampos.co.id) di lokasi kejadian.

Romel langsung keluar sambil berteriak memberitahu warga. “Saya tidak melihat terlalu jelas. Karena saya langsung keluar saja tadi,” ucapnya.

Wakil Ketua PN Tanjung Selor Jarot Wiyatmoko mengaku, sebelum korban meninggal dunia tidak terlihat hal aneh. “Tadi siang (kemarin) dia masih kerja,” katanya.

Jarot terkahir kali melihat korban sekira pukul 20.00 sedang duduk di luar rumahnya. Rumah Jarot bersebelahan dengan rumah korban. Tidak tampak wajah murung korban saat itu.

Apa terkait kasus yang sedang ditangani korban? Jarot mengatakan kemungkinan tidak. Sebab, penanganan kasus sudah menjadi rutinitas yang ditangani pihaknya.

“Kalau soal perkara, kami juga ada perkara, tapi tidak ada masalah saya rasa. Beliau ini juga senior. Perkara itu rutinitas kami di pengadilan,” bebernya.

Monang diketahui dalam waktu dekat akan pensiun dari pegawai negeri ini. Dikatakan Jarot, Monang memilih pensiun dini dari yang semestinya pensiun tahun depan. “Dia minta pensiun dini,” ungkap Jarot.

Namun, tambah dia, ada kemungkinan gantung diri ini terkait korban sering mengeluhkan tentang penyakit herpes yang dideritanya akhir-akhir ini. Selain itu korban juga diketahui pisah dengan keluarganya.

Kapolres Bulungan AKBP Ahmad Sulaiman mengatakan, pihaknya masih membutuhkan beberapa bukti lain yang memperkuat penyebab kematian.

“Kalau dari olah TKP kami sementara mengamankan barang bukti seutas tali nilon dan barang pribadinya,” jelas Sulaiman. (iwk/don/ash/yuz/JPG)

Respon Anda?

komentar