Nurdin Gesa Interkoneksi Listrik Babin

929
Pesona Indonesia
Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam (kiri), dan General Manager UIP II PT PLN (Persero) Medan, Jurlian Sitanggang (dua dari kiri), bersama Gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau pembangunan jaringan interkoneksi listrik Babin di Tanjunguban, Bintan, Kamis (26/5).
Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam (kiri), dan General Manager UIP II PT PLN (Persero) Medan, Jurlian Sitanggang (dua dari kiri), bersama Gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau pembangunan jaringan interkoneksi listrik Babin di Tanjunguban, Bintan, Kamis (26/5).

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau proses pembangunan jaringan interkoneksi listrik Batam-Bintan (Babin) di Tanjunguban, Bintan, Kamis (26/5). Nurdin ingin program ini segera terealisasi, sehingga suplai listrik untuk wilayah Tanjungpinang dan Bintan tak lagi terganggu seperti saat ini.

Didampingi sejumlah tokoh masyarakat dan jajaran PT PLN (Persero) Medan, Nurdin melihat pembangunan landing point di Tanjungtalok. Ia ingin memastikan pembangunan proyek tersebut selesai dengan sempurna.

Selanjutnya, Nurdin dan rombongan bergerak gardu induk (GI) Tanjunguban. Di lokasi kedua ini, Nurdin menyaksikan pembangunan tapak tower untuk saluran transmisi listrik atau saluran udara tegangan tinggi (SUTT).

“Interkoneksi saat ini sudah sampai di Tanjunguban. Saya meminta bupati dan wali kota mendukung agar interkoneksi tidak mengalami hambatan. Dan juga para camat, lurah, kepala desa kita minta bersedia membantu. Apapun persoalannya kalau dihadapi bermasyarakat akan selesai,” ujarnya.

Pesan ini disampaikan Nurdin menyusul banyaknya kendala pembangunan jaringan listrik Babin yang terjadi selama ini. Salah satunya karena masalah pembebasan lahan masyarakat.

Nurdin juga meminta Unit Induk Pembanguan (UIP) II PT PLN (Persero) Medan agar pembangunan tapak tower dan pemasangan kabel dikerjakan siang malam. Sehingga proyek interkoneksi listrik Babin segera selesai.

Sebab jika interkoneksi ini selesai, maka sektor ekonomi dan usaha di Bintan dan Tanjungpinang akan semakin maju. Seperti usaha perhotelan, perindustrian, jasa perdagangan, dan sebagainya. Sebab listrik merupakan salah satu infrastruktur utama di dunia bisnis.

Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam, yang turut mendampingi Nurdin berjanji akan meberikan perhatian besar terhadap proyek interkoneksi listrik Babin ini. Dia juga berjanji akan membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapai di lapangan, termasuk masalah pembebasan lahan.

“Pemkab Bintan siap mendukung. Saat ini untuk lahan milik warga sebagian besarnya sudah selesai pemberian ganti rugi,” kata Dalmasri.

Begitu juga dengan sosialisasi terkait jaringan kabel SUTT 150 Kv, menurutnya pihak PLN sudah melaksanakan sosialisasi di beberapa kecamatan.

“Bintan Utara dan Teluk Sebong sudah dilaksanakan. Selanjutnya Kecamatan Gunung Kijang dan Toapaya, dalam beberapa hari mendatang,” ungkapnya.

Sementara General Manager UIP) II PT PLN (Persero) Medan, Jurlian Sitanggang, saat mendampingi Nurdin di lokasi pembangunan tapak tower mengatakan, pihaknya sudah mulai pemasangan kabel SUTT 150 Kv pada 14 tower, dari nomor 19 ke nomor 33, dari gardu induk Tanjunguban menuju gardu induk Sri Bintan.

Jurlian mengatakan, saat ini pihaknya juga sudah membayar ganti rugi lahan untuk pembangunan tapak tower, serta melaksanakan sosialisasi kepada pemilik lahan yang dilewati kabel SUTT. Juga memberikan kompensasi 15 persen dari harga lahan untuk lahan yang dilewati kabel.

“Kita dapat pastikan interkoneksi listrik Babin ini bisa selesai sesuai jadwal,” kata Jurlian.

Aksi blusukan Nurdin kemarin merupakan yang pertama kalinya sejak ia resmi menjadi Gubernur Kepri definitif setelah dilantik Presiden Jokowi di Jakarta, Rabu (25/5). Bahkan Nurdin langsung ke lokasi proyek pembangunan jaringan interkoneksi listrik Babin meski baru saja tiba dari Jakarta, kemarin. Selain didampingi jajaran PLN (Persero) Medan dan Wagub Bintan, Ketua LAM Kepri Abdul Razak juga ikut mendampingi Nurdin, kemarin. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar