PDAM Targetkan Krisis Air Bersih di Karimun Berakhir 2017

1752
Pesona Indonesia
Bupati Karimun meninjau Waduk Seibati. foto:humas pemkab
Bupati Karimun meninjau Waduk Seibati. foto:humas pemkab

batampos.co.id – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun, terus berupaya melakukan pembenahan terhadap kebutuhan air bersih di Pulau Karimun besar. Dengan bantuan dukungan dana dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang mencapai miliaran rupiah, akhirnya telah terselesaikan pengerjaan pipanisasi air bersih di Desa Pongkar.

Bahkan masyarakat sekitar Kecamatan Tebing sudah bisa menikmati distribusi air bersih tersebut. Menyusul terpasangnya pipanisasi yang mencapai 6,5 kilometer. Pengerjaan tersebut telah selesai di tahun 2015. Kemudian dilanjutkan pengerjan pipanisasi berkekuatan 10 liter per detik sepanjang 8 kilometer untuk wilayah Kecamatan Meral, dan Meral Barat di tahun 2016.

”Untuk tahap awal sudah terpenuhi air bersih di wilayah Kecamatan Tebing melalui waduk Pongkar. Dengan kecepatan 10 liter per detik, juga berhasil mensuplay ke waduk Seibati sebagian,” jelas Dirut PDAM Tirta Karimun, Indra Susanto, Kamis (26/5) kemarin.

Untuk waduk Seibati saat ini sedang dibangun batu miring. Sehingga, ketika selesai pengerjaan konektivitas antara waduk Dang Merdu dengan waduk belakang Kodim, dapat langsung disalurkan ke waduk utama Seibati. Dengan demikian, nantinya akan langsung disalurkan ke pelanggan PDAM.

Dari alokasi dari pemerintah daerah melalui APBD 2016, juga akan dibangun untuk pipanisasi di waduk Sentani. Artinya, dapat membantu menambah debit air di Waduk Seibati yang direncanakan 50 liter per detik. Sehingga pasokan air bersih di waduk utama Seibati tetap tersedia dari berbagai sumber air yang dihasilkan. Ditargetkan akhir tahun 2016, Pulau Karimun tidak terjadi krisis air bersih lagi.

”Insya Allah, akhir tahun ini sudah lancar semuanya. Ini artinya, antara legislatif dan eksekutif sejalan bagaimana menyelesaikan krisis air bersih di pulau Karimun ini. Kemarin, pak Bupati meninjau langsung ke beberapa titik pasokan air dan merasa puas hasil pekerjaannya,” kata Indra lagi.

Ia juga merasa bangga, karena sistem filter pipanisasi sudah memenuhi standar dan canggih. Artinya, proyek air bersih yang diberikan oleh Pemerintah Pusat benar-benar berkualitas. Sehingga, dapat dinikmati oleh masyarakat luas. Sementara itu jumlah pelanggan air bersih totalnya mencapai 5.872 pelanggan diantaranya, Tanjungbatu ada 8.62 pelanggan, Moro 6.98 pelanggan dan Karimun 4.312 pelanggan. Sementara, daftar tunggu pelanggan yang ingin memasang air bersih mencapai 1.000 calon pelanggan. Dengan demikian, potensi usaha air bersih di Kabupaten Karimun sangat bagus.

”Ya saya berharap kepada para pelanggan agar bersabar dulu. Ini masih dalam proses, bertahap untuk menyelesaikan air bersih. Dan tahun 2017 nanti, baru kita lakukan peremajaan pipanisasi ke pelanggan,” tutupnya.

Pantauan dilapangan, kondisi waduk utama Sei Bati, sudah terpasang batu miring. Dan dalam tahap dilakukan perbaikan di sekitar waduk tersebut.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar