Seluruh PNS Lingga Jalani Tes Urine

1853
Ilustrasi tes urine. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Ilustrasi tes urine. Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri melakukan tes urine kepada seluruh jajaran PNS Kabupaten Lingga. Hal ini guna sosialisasi dan audiensi pembentukan BNN Kabupaten Lingga, di aula Kantor Bupati Lingga, Kamis (26/5) pagi.

Kepala Bidang Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Pemprov Kepri, AKBP Pol Ahmad Yani B, mengatakan, bahaya narkotika yang kini menjadi isu nasional perlu ditindaklanjuti. Untuk itu, BNN dan Pemkab Lingga bekerjasama menggelar tes urine sekaligus dengan agenda kegitan sosialisasi bahaya narkotika. Selain itu, BBN juga menggelar audiensi untuk pembentukan BNN di Lingga.

“Ini merupakan inisiatif dari Bupati dan Wakil Bupati Lingga tempo hari datang ke BNN. Disamping kita beraudiensi tentang pembentukan BNN di Kabupaten Lingga, mereka juga minta kita melaksanakan tes urin ini kepada seluruh pegawai,” ungkapnya.

Pemerintah daerah dalam hal ini, ungkap Ahmad Yani, sangat mendukung pemerintahan yang bersih dari narkoba. Terlihat dari kegiatan yang berlangsung begitu antusias diikuti seluruh PNS.

“Ini menjadi bukti adanya dukungan besar dari para aparatur sipil di Lingga ini untuk sama-sama bersih,” tuturnya.

Sementara hasil tes urine tersebut, BNN akan menyerahkan kepada kepala daerah sebagai referensi untuk menegakkan komitmen PNS terbebas dari narkoba. Selain kepada PNS, tes urine dan sosialisasi narkoba ini, terangnya, akan dilakukan di lingkungan masyarakat dan juga sekolah-sekolah.

“Setelah di lingkungan pemerintahan, ada kemungkinan merambah sampai ke tingkat masyarakat, dan lingkungan sekolah-sekolah. Ini merupakan wujud dari keinginan kita bersama untuk bersih dari narkoba,” katanya.

Dalam waktu dekat, BNN dan Pemkab Lingga juga berupaya segera membentuk BNN kabupaten.
“Secepatnya, kita akan bentuk badan narkotik di kabupaten ini. Kita sangat berharap itu. Untuk sementara, akan di kepalai Wakil Bupati, sebelum adanya kepala BNN defenitif,” terangnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar mengatakan, pemerintah daerah sangat mendukung berlangsungnya kegiatan tes urine kepada jajaran PNS Lingga tersebut. “Kita sangat mendukung. Justru saya yang minta ini dilakukan,” tuturnya.

Menurut Nizar, pemerintah sangat menginginkan jajaran pegawai Pemerintah Kabupaten Lingga terbebas dari narkoba. Untuk tindak lanjut dari kegitan tersebut, dikatakan Nizar, nanti akan ada laporan tertulis dari BNNP kepada Kepala Daerah mengenai hasil tesnya. Jika ditemukan ada PNS Lingga yang positif narkotika, maka daerah akan menjatuhkan sanksi kepada pegawai tersebut.

“Kita akan dudukkan dulu mengenai sanksinya. Seperti biasa, yang terlibat akan diberikan pembinaan atau penurunan pangkat satu tingkat,” ungkap Nizar.

Sedangkan untuk sangsi pemecatan, lanjutnya lagi, mungkin sedikit sulit untuk diterapkan. Karena, sangsi pemecatan itu lebih pada penegakan kedisiplinan pegawai, seperti yang diatur dalam undang-undang. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar