Vaksinasi Polio Berubah Menjadi Injeksi

1613
Pesona Indonesia
Sosialisasi Perubahan Pemberian Vaksinasi Polio di Hotel Tropical Inn, Kamis (26/5) siang. foto:syahid/batampos
Sosialisasi Perubahan Pemberian Vaksinasi Polio di Hotel Tropical Inn, Kamis (26/5) siang. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Penyelenggaraan imunisasi saat ini di Indonesia terus berkembang, tidak terkecuali di Kabupaten Kepulauan Anambas. Jika sebelumnya imunisasi diberikan secara oral yang merupakan virus yang dilemahkan, kini dengan kemajuan ilmu dan teknologi, pemberian imunisasi pada bayi ditambah dosis vaksin polionya kemudian diberikan dengan cara suntikan. Cairan yang dimasukkan kedalam tubuh bayi melalui injeksi merupakan virus yang sudah dimatikan.

“Polio ini berlaku pada bulan Juli mendatang,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas Zukhrin usai membuka acara sosialisasi perubahan pemberian vaksinasi polio di Hotel Tropical Inn, Kamis (26/5) siang.

Dengan adanya perubahan ini maka perlu dilakukan pelatihan bagi tenaga medis dan paramedis yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Anambas sehingga para tenaga kesehatan menjadi faham sehingga pemberian vaksinasi polio sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan.

“Selain memberikan sosialisasi kepada para tenaga kesehatan, juga akan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk meghindari penolakan pemberian vaksinasi pada anak,” ungkapnya lagi.

Lebih jauh Zukharin mengatakan, dari 52 desa dan 2 kelurahan yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas belum semua desa dan kelurahan mencapai Universal Child Immunization (UCI). Masih ada 7 desa yang belum UCI atau sekitar 85 persen.

“Saya instruksikan kepada puskesmas dan jajaran dibawahnya agar segera membuat program terpadu dan terjadwal untuk melakukan pelayanan kesehatan pada daerah yang sulit dijangkau yang tidak memiliki akses pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Ia menambahkan pemerintah daerah memiliki kewajiban memenuhi hak setiap warga terutama ibu dan anak-anak di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas tanpa terkecuali.

“Dalam pemberian imunisasi, pastikan seluruh bayi dan anak telah mendapatkan vaksinasi lengkap,” tutupnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar