Warga Temoyong Minta Kemudahan Transportasi Sekolah

528
Pesona Indonesia
Murid SDN 006 Selat Nenek, Kelurahan Temoyong, Bulang pulang sekolah sambil menunggu jemputan di plantar, Kamis (26/5). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Murid SDN 006 Selat Nenek, Kelurahan Temoyong, Bulang pulang sekolah sambil menunggu jemputan di plantar, Kamis (26/5). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Masyarakat hinterland yang bermukim di kelurahan Temoyong, meminta perhatian pemerintah untuk memberikan kemudahan transportasi bagi anak-anak mereka ke sekolah.

Bakri warga Selat Nenek Temoyong, mengatakan untuk biaya transportasi anaknya ke sekolah ia harus mengeluarkan Rp 25 ribu setiap hari, belum lagi ditambah dengan uang jajan di sekolah, total yang harus dikeluarkan setiap hari sebesar Rp 50 ribu.

“Untung satu anak, kalau dua anak bisa Rp 100 ribu sehari,” ujar Bakri kepada koran Batam Pos (grup batampos.co.id), Kamis (26/5).

Bakri mengaku sangat terbebani, karena besarnya pengeluaran biaya sekolah bagi anaknya, setiap hari ia harus mengeluarkan uang Rp 50 ribu. Saat ini anaknya masih menduduki bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pulau Buluh. “Setiap hari anak harus sekolah,” ungkapnya.

Warga saat ini sangat berharap kepada pemerintah agar bisa membantu anak-anak nelayan di daerah hinterland untuk mendapatkan kemudahan transportasi ke sekolah. “Yang kita minta transportasi, agar anak-anak di sini menjadi mudah menuntut ilmu. Kami pun orangtua di sini menjadi terbantu,” tutupnya. (cr14)

Respon Anda?

komentar