45 Penerima KKS di Karimun Tak Ditemukan Alamatnya

2234
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Sebanyak 7.829 Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk 12 kecamatan se Kabupaten Karimun telah dibagikan awl Mei lalu. KKS yang diterbitkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI ini, sebagai penanda keluarga kurang mampu, serta sebagai pengganti Kartu Perlindungan Sosial (KPS).

”Hanya setelah kita distribusikan KKS, terdapat 45 penerima KKS yang tidak ditemukan alamatnya termasuk orang bersangkutan. Makanya, KKS tadi langsung kita kembalikan ke pusat. Ini data untuk sementara ya. Sebab, sekarang masih berjalan pendistribusian KKS-nya,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Kesejateraan Sosial, Dinas Sosial Karimun, Syafrudin, Jumat (27/5).

KKS merupakan program penanggulangan kemiskinan, yang bertujuan untuk meningkatkan martabat keluarga kurang mampu dengan perlindungan dan pemberdayaan masyarakat itu sendiri. Sedangkan, pendamping di setiap kecamatan ada satu orang. Sementara, untuk pencairan dana KKS tersebut tetap dilakukan di kantor pos. Namun, khusus di pulau-pulau akan jemput bola oleh pihak kantor pos terdekat.

Artinya, penerima KKS akan dikumpulkan disuatu tempat biasanya diaula kantor kecamatan. Kemudian, pihak Dinsos bersama petugas kantor pos turun kelokasi tersebut untuk melakukan pencairan secara tunai. Sebaliknya, kalau di kota seperti pulau Karimun, Kundur dan Moro tetap dilakukan pencairan kantor pos masing-masing.

”Kita perkirakan, pertengahan bulan depanlah bisa dicairkan. Syaratnya bawa kartu KKS ke kantor pos, tapi penerima KKS antara satu orang ke satu orang berbeda. Sekitar Rp200 ribu per bulannya, ” ungkapnya.

Dan kartu KKS tersebut nantinya sebagai ajuan untuk pengajuan mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Dengan demikian, keluarga yang kurang mampu dapat menikmati tunjangan dari pemerintah sekaligus untuk kesehatan, pendidikan, penambahan modal usaha.

”Intinya, program pengentasan kemiskinan dari Pemerintah Pusat ke daerah harus ada hasilnya. Karena diKabupaten Karimun sudah berjalan lima tahun. Tinggal lihat hasilnya, apakah mereka penerima bantuan tersebut ada perubahan atau tidak,” kata Syafrudin.

Zainab salah seorang penerima KKS di Desa Tulang merasa bersyukur atas program pemerintah tersebut. Walaupun tidak banyak, tapi dapat dimanfaatkan nantinya apalagi pas memasuki bulan suci Ramadan. ” Alhamdulillah, walaupun tidak banyak tapi lumayanlah untuk tambah-tambah dapur di sini bang,” katanya, sambil tersenyum meninggalkan lokasi pembagian KKS Desa Parit. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar