Ckck.. Uang Nasabah Dipakai untuk Booking PSK

1410
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – I Wayan Sukarja Sastrawan, tersangka kasus dugaan penggelapan dana nasabah BPD Bali Cabang Tabanan, mulai disidangkan di Pengadilan Tinggi Bali, Jumat (27/5).

Di dalam persidangan itu terungkap uang sebesar Rp 1,7 miliar milik sejumlah nasabah yang seharusnya didepositkan itu malah digunakan untuk foya-foya.

Antara lain, Sukarja menggunakan dana nasabah itu untuk booking Pekerja Seks Komersial (PSK) Rp 20 juta pada 2013.

Selain itu, uang panas tersebut juga dipakai membeli barang mewah. Yaitu, pendingin ruangan, televisi, beberapa unit sepeda motor, mobil Honda CRV, dan Honda Jazz.

Sukarja juga diketahui membangun sebuah rumah di Tabanan. Menariknya, selain nakal, Sukarja sempat menyalurkan sebagian uang itu untuk hal positif. Dia menyewa bus untuk teman-teman sekantornya saat hendak sembahyang ke Pura Lumajang dan Bromo.

Tidak hanya itu saja, Sukarja juga menggunakan uang itu untuk membeli peralatan karaoke di rumahnya. Dia juga menggunakan dana untuk membiayai orangtuanya yang sakit. (jpg)

Respon Anda?

komentar